6 Perbedaan Kisah Aksi 212 dari Zaman Ahok Hingga Reuni Masa Kepemimpinan Anies, Bertolak Belakang

Reuni Akbar 212 berlangsung aman dan terbit di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Tribunnews.com/Gita Irawan
Massa aksi Reuni 212 tampak mulai berjalan kaki menuju Monumen Nasional karena akses jalan telah ditutup pada Minggu (2/12/2018) sekira pukul 06.00 WIB. 

6 Perbedaan Kisah Aksi 212 dari Zaman Ahok Hingga Reuni Masa Kepemimpinan Anies, Bertolak Belakang 

TRIBUNJAMBI.COM - Reuni Akbar 212 berlangsung aman dan terbit di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Muncul beragam versi terkait jumlah peserta Reuni Akbar 212.

Ada yang mengklaim jutaan orang, tetapi ada juga yang menyebut hanya ratusan ribuan orang peserta Reuni Akbar 212.

Tetapi, fakta di lapangan menunjukkan peserta Reuni Akbar 212 memadati kawasan Monas, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan MH Thamrin sampai Bundaran Hotel Indonesia dan Jalan Jenderal Sudirman.

Reuni Akbar 212 tak lepas dari pernyataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat masih menjadi Gubernur DKI Jakarta pada September 2016.

Baca: Tips Memilih Mobil Bekas, Perhatikan Beberapa Hal Penting Ini, Jangan Sampai Terlewat

Baca: Ini Dia Deretan Film Terbaru 2019 Hollywood, Ada Captain Marvel dan Toy Story 4

Baca: Makan Merawang Kebiasaan Unik Warga Merangin di Akhir Pekan, Santap Bersama di Tengah Indahnya Alam

Saat itu, Ahok bicara, mengutip, dan menafsirkan salah satu ayat di dalam Al Quran yang kemudian oleh umat Islam dianggap sebagai bentuk penghinaan.

Ahok diadili dan dinyatakan bersalah menghina atau menistaan agama sehingga pada Mei 2017 divonis 2 tahun penjara.

Aksi damai umat Islam dalam Aksi Bela Islam –cikal bakal Reuni Akbar 212—telah terjadi berulang-ulang pada era Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Puncak Aksi Bela Islam digelar pada 2 Desember 2016 yang dihadiri jutaan orang dan ini yang kemudian melahirkan istilah Reuni Akbar 212 (2 Desember).

Tapi, aksi umat Islam pada era Gubernur Ahok pada 2 Desember 2016 sangat beda dengan aksi umat Islam pada 2 Desember 2018 atau saat Jakarta dimpimpin Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Perbedaan aksi umat Islam pada era Gubernur Ahok dan Gubernur Anies hasil penelusuran Wartakotalive,com dari sejumlah sumber yang sangat kontras.

1. Zaman Ahok dihadiri Joko Widodo, zaman Anies dihadiri Prabowo Subianto

Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla diikuti sejumlah menteri seperti Menkopolkam Wiranto menghadiri aksi Bela Islam 2 Desember 2016.

Baca: Ramalan Zodiak 4 Desember 2018, Gemini Manfaatkan Energi Anda, Leo Coba untuk Tak Tertekan

Baca: BPS Sebut Inflasi Kota Jambi Bulan November 2018 Sebesar 0,15 Persen, Dipengaruhi Enam Hal Ini

Baca: Banjir di Kota Jambi Jalan Patimura Tak Bisa Dilalui, Air Mencapai Pinggang Orang Dewasa

Joko Widodo alias Jokowi, Jusuf Kalla, Wiranto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Panglima TNI duduk di panggung utama berdampingan dengan Habib Rizieq Shihab.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved