11 Desa dan Kelurahan Menjadi Kampung Percontohan Keluarga Berencana

Pemerintah Kabupaten Batanghari tahun 2019 mendatang wacanakan 11 desa dan kelurahan, sebagai kampung percontohan

11 Desa dan Kelurahan Menjadi Kampung Percontohan Keluarga Berencana
tribunjambi/abdullah usman
Kepala Dinas P2KBPPA Saryoto 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Pemerintah Kabupaten Batanghari tahun 2019 mendatang wacanakan 11 desa dan kelurahan, sebagai kampung percontohan Keluarga Berencana (KB), Jumat (16/11)

Dikatakan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2KBPPA), Saryoto wacana tersebut diharapkan dapat segera terlaksana pada tahun depan dimana akan dilaksanakan di delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Batanghari.

Baca: Perangkat Pemancar Signal Rusak, Jaringan Telkomsel di Merangin Ngadat  

11 kampung KB yang diwacanakan tersebut diantaranya di Desa Rantau Gedang Kecamatan Mersam, Sungai Ruan dan Mekar Sari Kecamatan Maro Sebo Ulu. Selanjutnya Desa Koto Boyo Kecamatan Batin XXIV, Rantau Kapas Tuo Kecamatan Muara Tembesi, Desa Ladang Peris, Petajen dan penerokan Kecamatan Bajubang. Kemudian Desa Olak Rambahan Kecamatan Pemayung, Desa Napal Sisik Kecamatan Muarabulian dan Kelurahan Terusan Kecamatan Maro Sebo Ilir.

"Dari masing-masing desa dan kelurahan tersebut tentunya ada kelebihan dan tolak ukurnya. Selain itu juga akan diberikan tugas tugas pendukung," Jelas Saryoto.

Sementara itu, ditahun 2018 Pemda Batanghari telah dicanangkan sembilan kampung KB. Kampung-kampung KB tersebut dibina melalui Dana Alokasi Khusus. Terdiri dari beberapa kegiatan, diantaranya melalui kegiatan pembinaan pokja, tribina dan pembinaan mini loka karya.

Saryoto mengatakan, dalam kegiatan tersebut melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tekhnis untuk menyelesaikan permasalahan di kampung KB.

Baca: BPBD Siapkan Posko Banjir dan Tanah Longsor

Baca: 422 Rumah Terendam Selama Banjir

"Seperti permasalahan yang menyangkut data kependudukan, kita menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk menyelesaikan masalah kependudukannya," kata Saryoto.

Selanjutnya ia menjelaskan, saat ini secara berangsur-angsur permasalahan yang berada di kampung KB tersebut telah difasilitasi. Dengan harapan kedepan menjadi lebih baik.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved