Korban Palu asal Jambi Dipulangkan, Tangis Haru Pecah di Bandara

Bahkan Fasha mengirimkan utusannya untuk langsung melakukan penjemputan korban.

Korban Palu asal Jambi Dipulangkan, Tangis Haru Pecah di Bandara
tribunjambi/rohmayana
Tangis haru, saat penjemputan korban gempa Palu asal Jambi, oleh Pemkot Jambi 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Wali Kota Jambi Syarif Fasha, memfasilitasi kepulangan warga Kota Jambi yang menjadi korban gempa di Palu.

Hal tersebut bermula saat Fasha mendapat informasi bahwa anggota TNI yang sedang bertugas di Kota Palu mengabarkan adanya warga Jambi, korban gempa bumi dan tsunami Palu. Dan, berada di komplek pengungsian di kota Palu yang saat ini porak poranda tersebut.

Mendapati kabar itu, Wali Kota Jambi Syarif Fasha langsung melakukan persiapan penjemputan dengan menyediakan tiket pesawat, biaya konsumsi serta uang saku untuk satu keluarga korban Palu tersebut. Bahkan Fasha mengirimkan utusannya untuk langsung melakukan penjemputan korban.

Baca: Walikota Jambi Sy Fasha Resmikan BW Luxury Hotel, Ini Keunggulannya

Warga Jambi itu adalah pasangan suami istri Aspin dan Salma, warga Jambi yang berada di Palu beserta kedua balitanya. Keduanya tiba di Kota Jambi (9/10) malam, sekira pukul 21.50 WIB. Kedatangan satu keluarga korban bencana yang sudah kehilangan tempat tinggal dan harta bendanya di Palu tersebut, disambut suka cita.

Suasana tangis dan haru pecah di depan pintu kedatangan bandara, saat Sekda Kota Jambi Budidaya, beserta isteri dan jajaran Pemerintah Kota Jambi menyambut kedatangan korban. Tampak pula Kasatpol PP Kota Jambi, Kadis Damkar dan Penyelamatan, Kadis Kominfo, Direktur RSUD H. Abd. Manap, Kabag Pemerintahan, Kabag Keuangan, Kabag Humas, keluarga korban serta sejumlah awak media lokal dan nasional.

Setelah dilakukan penerimaan, dan penyampaian keterangan pers, korban selanjutnya langsung dilarikan ke RSUD H. Abd. Manap guna dilakukan pemeriksaan awal kesehatan.

Setelah dilakukan pemeriksaan medis dan observasi awal, akhirnya dokter yang menangani korban, memutuskan Salma (isteri Aspin) harus dirawat di rumah sakit.

Baca: Pemkot Jambi Rencanakan Kartu Cerdas Seperti Kartu ATM, Seperti Ini Peruntukkannya

Saat ini korban Salma didampingi suaminya Aspin berikut kedua orang anaknya, untuk diistirahatkan di RSUD H. Abd. Manap, hingga kondisi kesehatan mereka pulih seperti sediakala.

Dalam kesempatan tersebut, kepada sejumlah awak media, Aspin beserta isterinya Salma menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Wali Kota dan jajaran Pemkot Jambi, yang telah membantu kepulangannya ke Jambi.

Halaman
12
Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help