Rencana Perumahan Honorer di Merangin, RSUD Abunjani Hanya Mampu Gaji 100 Orang

Jumlah honorer yang ada di Merangin lebih dari 1.000 orang. Terbanyak itu ada di rumah sakit

Rencana Perumahan Honorer di Merangin, RSUD Abunjani Hanya Mampu Gaji 100 Orang
RSU Abunjani 

Laporan Wartawan Tribunjambi Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO -- Pemerintah Kabupaten Merangin mengalami devisit anggaran. Akibatnya, banyak biaya operasional yang dipotong.

Tak hanya dipotong, pemerintah juga berencana akan merumahkan separuh tenaga honorer. Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, jumlah honorer yang ada di Merangin lebih dari 1.000 orang. Terbanyak itu ada di Rumah sakit, DPRD dan beberapa instansi pemerintah lainnya.

Rencana pegurangan jumlah honorer ini juga dibenarkan oleh Direktur Rumah Sakit Kol. Abundjani Bangko Berman Saragih. Kata Berman, dirinya masih bingung dan belum tau masa depan 300 pegawai Honor yang bekerja di rumah Sakit Umum Bangko, pada 2019 mendatang sebab anggaran untuk honorer dipotong.

"Di tahun 2018 kita cuma mendapat tiga Miliar, disana Gaji Honor Kontrak, ATK dan sebagainya," kata Berman Saragih.

Dia menjelaskan, anggaran Rp 3 M itu hanya mampu membiayai honorer sekitar 100an lebih honorer, itu ditambah dengan biaya ATK dan keperluan lainnya. Sementara jumlah honorer di RS tersebut lebih kurang 300 orang.

Meski tidak karena devisit anggaran, management RS juga telah berencana untuk mengurangi jumlah honorer, terlebih lagi tenaga perawat, sebab jumlah perawat di RS ini sudah terlalu banyak. Mereka hanya kekurangan Satpam, dan tenaga kebersihan dan pengangkut sampah.

"Sistem pengurangan tentunya secara fair. Kita akan lakukan tes ulang," imbuhnya.

Meski telah berencana untuk mengurangi jumlah honorer, namun untuk realisasinya belum ditentukan kapan. (*)

Penulis: muzakkir
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved