Nasib Program Unggulan Ahok Terganjal Pejabat Era Anies Baswedan, Warga yang Kecewa Datangi Camat
Nasib Program Unggulan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok Terganjal Pejabat Era Anies Baswedan, padahal BTP Sudah Lakukan Ini
TRIBUNJAMBI.COM - Nasib Program Unggulan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok Terganjal Pejabat Era Anies Baswedan, padahal BTP Sudah Lakukan Ini
Satu diantara program unggulan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok saat menjabat sebagai Gubernur DKI yakni normalisasi Sungai Ciliwung.
Namun pasca tak lagi menjabat dan berpindah kursi Gubernur DKI ke Anies Baswedan program ini ternyata mangkrak.
Mangkraknya program ini membuat ratusan warga yang merasa dirugikan melancarkan protes ke pemerintah DKI Jakarta.
Saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kala itu menegaskan salah satu program yang dikebutnya sebelum masa jabatan habis, yaitu normalisasi sungai.
Ahok mengatakan, ada empat kawasan yang akan ditertibkan Pemprov DKI di sisa masa jabatannya.
"Bukit Duri, Cipinang Melayu, Sunter, Pulogadung," kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Rabu (3/5/2017) silam.
Baca: Guyon Ahok, Ditanya Veronica Tan Apakah Dia Akan Menikah Lagi? Jawaban BTP Bikin Vero Nangis
Menurutnya, normalisasi sungai dan penertiban rumah hanya akan berhenti saat dirinya tak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI.
"Normalisasi (terus) sampai saya berhenti dari sini. Sikat terus," kata Ahok.
Ahok juga kembali mengatakan soal penertiban justru membantu gubernur terpilih, Anies-Sandi untuk membereskan Jakarta dan menepati janji kampanye mereka untuk tidak menggusur.
"Kasihan gubernur baru, yang sudah tanda tangan (tidak gusur), jadi gua beresin," kata Ahok.
Namun kini program tersebut ternyata mangkrak.
Tribunjambi.com melansir dari Warta Kota program normalisasi Sungai Ciliwung unggulan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kala menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2016 akhirnya mangkrak.
Pasalnya, proses pembebasan lahan tidak kunjung dirampungkan pejabat era Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.
Hal tersebut diungkapkan ratusan warga yang menggeruduk Kantor Kecamatan Kramat Jati, Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Minggu (30/9/2018).
Baca: Perubahan Terjadi Saat Ahok Menikahi Veronica Tan, dari Pengusaha yang Mau Terjun ke Politik
Baca: Kisah Heroik Tim Sar Selamatkan Nyawa Fitri Leonica Tertimbun Reruntuhan Hotel Roa Roa