VIDEO

VIDEO: Terima Tiga Surat Penolakan Vaksin MR dari Orangtua Siswa, Ini Kata Dinkes Batanghari

Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari kembali melakukan suntik imunisasi Measles Rubela (MR), sebelumnya sempat tertunda

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Fifi Suryani

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Abdullah Usman 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari kembali melakukan suntik imunisasi Measles Rubela (MR), sebelumnya sempat tertunda sementara, Rabu (15/8).

Suntik imunisasi MR dilakukan di SMP 21, pada imunisasi pertama sebelumnnya sudah dilakukan pada 134 siswa di sekolah yang sama dan kembali dilanjutkan dihari kedua. 

"Pada imunisasi yang pertama karena masih heboh pro kontra terkait imunisasi ini akhirnya kita stop dulu, dan setelah ada kejelasan kembali kita lakukan hari ini di SMP 21," ujar Kepala Dinas Kesehatan Batanghari, Elfie Yenni.

Baca: Enam Terdakwa Pembawa Kayu Ilegal Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Dikatakannya pula, sebelum melakukan suntik MR yang kedua ini, para siswa terlebih dahulu dilakukan pengecekan kesehatan oleh dokter. Guna untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dikarenakan kondisi kesehatan siswa kurang baik.

"Kita lakukan pemeriksaan kesehatan dulu, kalau dari hasil pengecekan tadi siswa tersebut dalam keadaan sakit atau kurang fit maka imunisasi pada siswa tersebut tidak dapat dilakukan," jelas Elfie Yeni kepada tribunjambi.com

Dihelaskannya jula, jika siswa dalam keadaan kurang fit suntik MR akan berdampak negatif dan dapat membahayakan siswa itu sendiri. Seperti kasus yang terjadi di Aceh sehingga mengakibatkan gangguan saraf lainnya.

"Intinya imunisasi ini bersifat tanpa paksaan, pihak sekolah sudah melayangkan pemberitahuan kepada orang tua siswa perihal suntik imunisasi MR tersebut. Jika orang tua menolak maka mereka akan membuat surat pernyataan sehingga anaknya tidak kita lakukan suntik," jelasnya kepada tribunjambi.com

Baca: Empowering Mobility, Beyond Possibility di GIIAS 2018, Toyota Raih Penghargaan Booth Terfavorit

Baca: Pemkab Tanjabtim Bentuk TPID

Imunisasi kali ini Dinkes targetkan 543 siswa secara keseluruhan di SMP 21 tersebut dapat dilakukan imunisasi MR. Meski terdapat beberapa penolakan masih dijumpai di hari kedua imunisasi dilakukan. Saat ini secara total yang telah dilakukan imunsisasi sebanyak 8300 sasaran MR di Batanghari atau 11,72 persen dari sasaran.

"Ya ada 3 surat penolakan dari orangtua yang kita terima, dan tidak kita lakukan imunisasi dulu," ujarnya.

Sementara itu pihak sekolah Lisariyadi selaku Wakil Kesiswaan SMP 21 mengatakan, sebelumnnya pihak sekolah sudah melayangkan surat ke orang tua siswa masing-masing.

"Memang ada yang setuju dan ada pula yang tidak setuju. Alasannya karena pemberitaan yang kemarin heboh terkait isu MR tersebut," jelasnya

Sementara itu beberapa siswa terlihat cemas ketika imunisasi akan dilakukan, dari pantauan tribunjambi.com  di lokasi beberapa siswa terlihat menangis karena takut akan jarum suntik.

"Awalnyo takut la bang tapi nengok kawan biso dak takut lagi, cewek pulo tadi tu," ujar seorang siswa usai menjalani suntik imunisasi MR.

Baca: Polwan Asal Jambi Ikut Kibarkan Bendera di Bawah Laut

Baca: Imigrasi Jambi Berkreasi Bersama Z Generation, Dihadiri Siswa Siswi Sekolah Menengah Atas di Jambi

Baca: VIDEO: 36 Pompong Beradu Cepat, WFC Kuala Tungkal Berjubel Penonton

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved