Pastikan Sosok Cawapres, Malam Ini Prabowo Bertemu Pimpinan PKS dan PAN

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan, rekomendasi capres-cawapres dari pertemuan ulama

Editor: rida
Kolase
Prabowo-AHY dan Prabowo-Anies Baswedan 

TRIBUNJAMBI.COM- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan, rekomendasi capres-cawapres dari pertemuan ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) akan dibahas dalam pertemuan elite Partai Gerindra, PKS dan PAN.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu pimpinan PKS dan PAN di kawasan Prapanca, Jakarta Selatan, pada Selasa (31/7/2018) malam ini.

Adapun pertemuan ulama dan tokoh GNPF merekomendasikan dua paket capres-cawapres, yakni Prabowo Subianto-Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri dan Prabowo Subianto - ulama Abdul Somad.

Baca: Hari ke 14, Sebanyak 224 Kloter Jemaah Calon Haji Tiba di Tanah Suci

Baca: Kerap Bertengkar, Pria Ini Tega Membunuh Pasangan Kumpul Kebonya

Baca: Terbukti Berafiliasi Dengan ISIS, Jamaah Ansharut Daulah Dibekukan

"Rencananya malam nanti akan bertemu dengan PKS dan PAN. Bahasan atau pembicaraan nanti malam adalah bagian dari pembicaraan tentang hasil atau rekomendasi ijtima ulama ini," ujar Muzani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Menurut Muzani, Prabowo akan mempelajari dua rekomendasi dari pertemuan para ulama GNPF.

Selain itu, hasil rekomendasi akan dikonsultasikan dengan partai-partai calon mitra koalisi seperti PKS, PAN dan Demokrat.

"Pak Prabowo mengatakan akan mempelajari dengan seksama hasil ijtima ulama itu. Akan mempelajari dengan sungguh-sungguh dan akan berkonsultasi dengan partai-partai yang akan mengusungnya," kata Muzani.

Terkait figur cawapres, kata Muzani, Prabowo juga akan berkonsultasi dengan para ulama dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

"Pak Prabowo dan Gerindra akan melakukan konsultasi dengan beberapa ulama lainnya termasuk dengan pimpinan Nahdlatul Ulama dan pimpinan Muhammadiyah. Saya kira itu juga perlu dikonsultasikan ditanyakan dan seterusnya," tutur Muzani.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved