Pemerintah dan DPR Bahas Pemberian Subsidi untuk Pertalite dan Pertamax, Premium Dihapus?

Masyarakat saat ini boleh bernafas lega. Pasalnya, pemerintah mewajibkan premium harus tersedia di seluruh Stasiun Pengisian

Pemerintah dan DPR Bahas Pemberian Subsidi untuk Pertalite dan Pertamax, Premium Dihapus?
TRIBUNJAMBI/MUZAKKIR
Pengisian Pertalite di SPBU Kebun Jeruk, Kamis (6/10/2016). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Masyarakat saat ini boleh bernafas lega. Pasalnya, pemerintah mewajibkan premium harus tersedia di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Pulau Jawa, Madura dan Bali.

Namun pada tahun depan, tampaknya pemerintah mulai mengkaji penghapusan premium dari SPBU. Indikasinya, pemerintah dan DPR tengah membahas pemberian anggaran subsidi untuk Pertalite dan Pertamax series.

Baca: Forsikatel Bersama Culture Siginjai Telkom Witel Jambi Berbagi ke Panti Asuhan

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto menyebutkan, pemerintah suatu hari bisa saja mensubsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan kualitas bagus. "Ada rapat kerja dengan Komisi VII DPR, ada usulan bagus dari DPR, diterima dan sedang dibahas. Jadi someday yang akan disubsidi itu BBM yang berkualitas bagus, Pertalite atau Pertamax," ujar Djoko Jumat (8/6).

Jika subsidi BBM beralih untuk bahan bakar minyak (BBM) berkualitas bagus, secara otomatis masyarakat bisa meninggalkan bahan bakar dengan kualitas jelek. Seperti BBM premium.

"Masyarakat itu enggak mau tahu soal jenisnya, tapi soal harga saja. Bagus juga itu usulannya (DPR). Biarkan saja premium mahal, jadi enggak ada yang beli. Masyarakat membeli kualitas bagus. Ini sedang dibahas," katanya.

Baca: ASTAGA! - Gara-gara Perawat Ceroboh, Kaki Bayi Usia 4 Hari Ini Terpaksa Dipotong

Baca: Ceramah Tarawih di Jambi - UAS Ajak Anak Muda Datang ke Masjid, Upayakan Apa Saja

Pemerintah berharap, kebijakan mensubsidi BBM berkualitas bagus bisa dilakukan pada tahun depan. "Mudah-mudahan," ujarnya.

Atas wacana tersebut, Pertamina menyambut baik jika ada subsidi BBM berkualitas bagus. Menurut Vice President Corporate Communication PT Pertamina Adiatma Satdjito, dengan adanya subsidi BBM berkualitas bagus, maka seluruh masyarakat Indonesia bisa menikmati BBM berkualitas tinggi. Menurut kami itu bagus, karena bahan bakarnya jadi lebih baik," ujarnya, Jumat (8/6).

Apalagi menurut Adiatma ke depan Indonesia harus menggunakan BBM berkuliatas tinggi terutama dengan kewajiban penggunaan BBM standar Euro 4 yang akan mulai diterapkan akhir tahun 2018. "Kalau bicara kualitas, Euro makin tinggi, itulah yang makin bagus," kata Adiatma.

Saat ini Pertamina tidak mengusulkan kenaikan harga BBM umum. Sementara SPBU asing, seperti Shell dan Total sudah menaikkan harga.

Baca: GALERI FOTO - Safari Ramadan ala BSM, Dari Santunan Hingga Renovasi Masjid

Baca: Lima Hari Dicari, Korban Tenggelam di Sungai Batang Asai Ditemukan

Baca: Citra Raya City Bagikan Donasi Senilai Rp 155 Juta untuk Anak Yatim

Editor: fifi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved