Kesehatan

Kentut 20 Kali dalam Sehari, Normalkah?

Semua orang yang normal akan kentut setiap hari. Namun ada beberapa orang kentutnya bisa lebih banyak. Kenapa bisa begitu?

Kentut 20 Kali dalam Sehari, Normalkah?
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Semua orang yang normal akan kentut setiap hari. Namun ada beberapa orang kentutnya bisa lebih banyak. Kenapa bisa begitu?

Dokter Dewi Ema Anindia dari akun klikdokter.com menyebut, kentut atau gas dalam medis dikenal dengan istilah `flatus', serta sendawa serta kembung merupakan hal yang wajar dan tentu pernah kita alami.

"Gas dihasilkan oleh lambung dan usus kita ketika makanan dipecah sehingga menghasilkan energi," ujarnya.

Baca: ASTAGA! - Gara-gara Perawat Ceroboh, Kaki Bayi Usia 4 Hari Ini Terpaksa Dipotong

Dalam paparan yang diunggah kembali di Facebook, Sabtu (9/8) pukul 23.30 Dewi menjelaskan, terjadinya kentut dan sendawa seringkali berbenturan dengan kebiasaan bermasyarakat, acapkali menjadi hal yang memalukan.

Kembung merupakan suatu perasaan penuh di perut yang sering menimbulkan perasaan tidak nyaman. Mengubah pola makan dan minum Anda dapat mengurangi gas dan menghilangkan rasa tidak nyaman karena terjadi penumpukan gas.

"Bersendawa merupakan suatu proses dimana kita mengeluarkan udara dari lambung atau kerongkongan melalui mulut. Bersendawa sebanyak 3 hingga 4 kali setelah mengonsumsi makanan merupakan proses yang wajar sering disebabkan karena kita menelan udara," ujarnya.

Beberapa penyebab sendawa lainnya adalah keadaan cemas, atau beberapa penyakit seperti adanya luka pada lambung atau ada masalah di kandung empedu.

Baca: HATI-HATI - Mudik atau Tidak Anda Bisa Terserang Penyakit Ini Usai Lebaran

Baca: Tuak Dianggap Obat, Inilah 8 Kendala Pemberantasan Miras dan Narkoba di Muarojambi

Semua orang pada normalnya akan kentut, namun ada beberapa orang yang dapat kentut lebih banyak. Pada normalnya Anda dapat kentut sebanyal 6 hingga 20 kali dalam sehari.

Beberapa penyebab kentut dan kembung, diantaranya adalah :

Menelan udara

Ketika kita menelan udara dan tidak bersendawa, maka udara dapat berjalan melalui saluran pencernaan dan menyebabkan kentut. Mengonsumsi udara yang banyak juga memicu terjadinya cegukan.

Halaman
12
Penulis: fifi
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help