Wanita Ini Ungkap Ternyata Segampang Ini Teroris Rekrut dan Cuci Otak Korban Lakukan Bom Bunuh Diri

Menggunakan bom dan berbagai senjata para teroris ini menyasar polisi dan juga rumah ibadah dalam menebar teror mereka

Wanita Ini Ungkap Ternyata Segampang Ini Teroris Rekrut dan Cuci Otak Korban Lakukan Bom Bunuh Diri
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Indonesia sedang menerapkan siaga 1 usai beberapa kali diserang oleh para teroris.

Belasan orang tewas dan puluhan luka-luka akibat serangan tersebut.

Menggunakan bom dan berbagai senjata para teroris ini menyasar polisi dan juga rumah ibadah dalam menebar teror mereka.

Yang mengejutkan, aksi teror juga melibatkan satu keluarga, mulai dari ayah, ibu dan anaka-anak mereka.

Kengerian serangan teror diawali dengan kasus teror yang terjadi di Mako Brimob, Depok, hingga kasus terbaru mengenai teror yang terjadi di Mapolda Riau, Rabu silam (16/5/2018).

Rentetan kejadian teror membuat negeri ini siaga satu terhadap kasus terorisme.

Banyak yang tak menduga kali ini para pelaku teror menggunakan wanita dan anak-anak untuk melancarkan aksinya.

Baca: Kisah Teroris Nangis Ketika Disuruh Tito Karnavian Lakukan Ini, Najwa Shihab Sampai Ucap Istighfar

Baca: Kesaksian Mengejutkan Bripka Iwan Perdana Saat Disandera Napi Teroris, Terungkap 5 Rekannya Gugur

Baca: Keluarga Pelaku Bom Surabaya Sering Berisik Saat Malam, Tetangga Lihat Mobil Mewah Sering Datang

Seorang netizen dengan akun Facebook Yunita Dwi Fitri membagikan kisahnya saat dirinya hampir direkrut untuk menjadi teroris.

Kisah yang ia bagikan lantas menjadi viral di media sosial.

Bom Surabaya
Bom Surabaya ()

Sedikitnya, tulisan yang diunggah pada tanggal 14 Mei 2018 tersebut telah dibagikan lebih dari 9700 kali dan disukai sekitar 14 ribu pengguna Facebook.

Halaman
1234
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help