Jelang Pemilu 2019

Rio, ASN, Polisi dan TNI Dilarang Ikut Kampanye. Ini Sanksi Jika Melanggar

Kepala Desa atau Rio di Bungo dilarang ikut kampanye. Hal ini dijelaskan Ketua Panwaslu Bungo, Abdul Hamid Selasa (8/5).

Rio, ASN, Polisi dan TNI Dilarang Ikut Kampanye.  Ini Sanksi Jika Melanggar
TRIBUNJAMBI/HERU PITRA
Ilustrasi kampanye 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABUNGO - Kepala Desa atau Rio di Bungo dilarang ikut kampanye. Hal ini dijelaskan Ketua Panwaslu Bungo, Abdul Hamid Selasa (8/5).

Jika Rio tetap melakukan, maka sanksinya adalah kurungan penjara. "Nanti ada sanksinya yaitu pidana selama satu tahun," katanya.

Hamid mengatakan peraturan ini tak hanya berlaku untuk Rio, tapi juga untuk Aparat Sipil Negara (ASN), polisi dan TNI.

Baca: Sebulan Pascakebakaran, Matahari Novita Kembali Hadir dengan Bazaar Sale di Lokasi yang Baru

"Diancam pidana selama 1 tahun dengan denda Rp 24 juta jika diketahui berkampenye calon dan ikut serta pemilu," katanya.

"Hal ini diatur di dalam UUD No 7 tahun 2017 Pasal 490 sampai 454," tambah Hamid.

Sebagai keseriusan akan melakukan sosialisasi sebaik mungkin agar semua ilmu tentang Pilkada dapat dipahami masyarakat.

“Disini kita menginformasikan kepada masyarakat tentang pelanggaran Pemilu, seperti kalau kampanye di dalam masjid itu juga tidak boleh," kata Hamid.

Hamid juga mengimbau kepada masyarakat bila mengetahui adanya pelanggaran dalam kampanye agar mengingatkan, bilamana masih membandel segera laporkan ke Panwaslu.

Hamid mengatakan ini dalam acara sosialisasi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bungo, di Kecamatan Muko-Muko Bathin VII. Sosialisasi ini bertema pengawasan partisipatif dalam rangka pemilihan DPR, DPD dan DPRD serta pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019.

Baca: Fakultas Bahasa UMB Gelar Workshop TOEFL Perdana

Baca: Jalan Limbur Lubuk Mengkuang Rusak, Berharap Perhatian Plt Gubernur yang Orang Bungo

Dalam sosialisasi ini Panwas menekankan kepada pengawasan Pemilu dengan melibatkan semua elemen, terutama pengawasan terhadap Rio, ASN, Polisi dan TNI jika ikut mengkampanyekan calon.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help