Bangunan Pasar Mulai Retak, Pemda Masih Menunggu Hibah

Hingga saat ini Pasar Kramat Tinggi yang telah usai dibangun pada akhir tahun 2017 silam belum juga dioperasikan, para pedagang sayangkan

Bangunan Pasar Mulai Retak, Pemda Masih Menunggu Hibah
TRIBUN JAMBI/ABDULLAH USMAN
Pasar Kramat Jati 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Hingga saat ini Pasar Kramat Tinggi yang telah usai dibangun pada akhir tahun 2017 silam belum juga dioperasikan, para pedagang sayangkan bagian gedung sudah mulai retak meski belum beroperasi, Minggu (29/4).

Pembangunan Pasar Kramat Tinggi di Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari, yang telah rampung pada akhir 2017 lalu dengan lebih kurang menghabiskan anggaran hingga Rp 6 M tersebut. Hingga kini tak kunjung beroperasi.

Baca: Pengembangan Danau Ugo Tahun Ini Terancam Pending, Dana Rp 6 M Belum Dapat Dicairkan

Dari pantauan Tribunjambi.com di lokasi pasar pada Jumat (27/4), mendapati kondisi pasar sudah selesai tahap finishing dan sudah terkunci rapat. Namun meski sudah rampung pada beberapa sisi (bagian kios) terlihat mulai retak dengan diameter beragam dari ukuran satu meter hingga lebih kurang dua meter terlebih pada bagian dalam.

Hal tersebut juga diakui dan disesalkan oleh para pedagang, dikatakan M Ali (42), satu dari sekian pedagang yang berada di Pasar tersebut menuturkan. Semua sudah tahu kalau pasar tersebut sudah megah dibangun dan selesai namun hingga kini isu ataupun wacana untuk relokasi pedagang belum juga ada ditambah kondisi pasar mulai terlihat rusak. 

"Kalau kita lihat ada beberapa sisi pada bangunan kios tersebut sudah mulai retak, tidak hanya pada bagian luar saja namun juga dalamnya. Kalau kemarin masih terbuka bisa kita lihat jelas sekarang sudah digembok," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya pula, dari dampak belum dioperasikannya pasar tersebut hingga saat ini para pedagang Pasar Keramat Tinggi yang sebelumnya dipindahkan ke lapak sementara pada Juli tahun lalu, belum mendapat kejelasan dari pihak pemerintah daerah setempat terkait relokasi ke bangunan baru tersebut.

Baca: Lelang Pengadaan Barang dan Jasa di Sungai Penuh Sepi Peminat

Baca: Mobil Pick Up Beserta Sopir Masuk Sungai di Sungai Penuh, Ini Kata Kapolsek

Tidak hanya soal relokasi, para pedagang pun saat ini belum mengetahui secara pasti nama-nama pedagang yang akan menempati lapak pada bangunan baru tersebut. Sehingga para pedagang pun meminta kepada instansi terkait untuk segera menindaklanjuti hal tersebut.

Halaman
12
Penulis: Abdullah Usman
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help