Tunggakan Listrik di Tanjabtim Lebih Rp 1 Miliar, Masih Banyak yang Gunakan Pascabayar

Sampai Maret 2018, tercatat tunggakan pembayaran Listrik dari pelanggan di PLN Ranting Muara Sabak, nilainya mencapai Rp 1 miliar.

Penulis: Zulkipli | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI
Manager PLN Ranting Muara Sabak, Sadam Abdul Hakim 

Laporan Waratawan Tribunjambi.com, Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Sampai Maret 2018, tercatat tunggakan pembayaran Listrik dari pelanggan di PLN Ranting Muara Sabak, nilainya mencapai Rp 1 miliar.

Manager PLN Ranting Muara Sabak Sadam Abdul Hakim, mengatakan pelanggan yang menunggak itu didominasi tunggkan dua bulan, dan selebihnya tiga bulan keatas.

"Untuk tunggakan tiga bulan keatas nilainya sebesar Rp 45 Juta, sementara untuk tunggakan dua bulan nilainya mencapai Rp 956 juta," Kata Sadam, saat dijumpai Tribunjambi.com belum lama ini.

Baca: Fachrori Umar Buka Rakerkesda Provinsi Jambi 2018, Menkes RI Dialog dengan Peserta

Menurut Sadam, penyebab banyaknya pelanggan listrik di Tanjabtim yang menunggak pembayaran listriknya disebabkan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat untuk menyelesaikan tanggung jawabnya kepada PLN.

"Selain itu, ada juga memang karena faktor ekonomi. Misalnya pembayaran bulan ini ditunda menunggu bulan depan setelah menjual pinang atau kelapa. Mereka memang mau bayar," ujar Sadam.

Untuk mengurangi tunggakan pemabyaran rekening listrik, pihak PLN telah melakukan berbagai upaya diantaranya memberikan sanksi terhadap pelanggan yang menunggak dengan cara pemutusan atau pencopotan meteran listrik, selain itu juga dilakukan sosialisasi untuk berpindah ke listrik prabayar.

"Kita ada melakukan pemutusan kepada pelanggan yang sudah meninggal, kalau sudah seperti itu kita jika mau dipasang lagi harus diganti ke listrik pascabayar," sebut Sadam.

Baca: BREAKING NEWS: 2 Jam Ditinggal Armada Damkar, Api di Hotel Novita Hidup Lagi

Baca: Diduga Pembunuhan Berencana, Tersangka Kesal Dipaksa Hubungan Sejenis dan Didokumentasikan

Jumlah pelanggan listrik Pascabayar maupun prabayar dikabupaten Tanjung Jabung Timur masih terbilang hampir sama banyak. Dari 50.185 jumlah total pelanggan PLN di Kabupaten Tanjung Jabung Timur per Februari 2018, sebanyak 24.949 pelanggan masih gunakan listrik pascabayar.  Sementara sisanya 25.236 pelanggan telah beralih menjadi listrik prabayar.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved