BKPSDM Tanjabbar Siapkan Regulasi Absensi Terintegrasi

Badan Kepegawaian Pembinaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tanjab Barat masih menyusun regulasi absensi terintegrasi.

BKPSDM Tanjabbar Siapkan Regulasi Absensi Terintegrasi
TRIBUN JAMBI/HENDRI DUNAN

Laporan Wartawan Tribun jambi, Hendri Dunan Naris

TRIBUNJAMBI.COM, TUNGKAL - Badan Kepegawaian Pembinaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tanjab Barat masih menyusun regulasi absensi terintegrasi.

"Regulasinya sedang dipersiapkan seperti simulasi alat. Cocok atau tidak dengan tempat kita. Contohnya kalau masuk pagi 07.15 WIB, kapan alat itu kita hidupkan juga. Jangan nanti saat absensi pagi terus pegawai itu pergi. Itulah yang saat ini tengah kita siasati. Tanpa mengganggu kinerja dari pegawai. Dan finalnya dengan pak Bupati," jelasnya, Drs Encep jarkasih, Kepala BKPSDM Tanjab Barat, Rabu (14/3).

Baca: Absen Terintegrasi Masih Dipikirkan Untuk Instansi Ini

Dikatakannya, apabila pegawai tidak mematuhi HandKey ini, terlambat sekian menit akan terlihat pengurangan persentase kedisiplinan, yang berimbas pada tambahan penghasilan dalam bentuk rupiah hasilnya.

"Kinerja yang bersangkutan tercapai tidak targetnya, Kehadirannya bagaimana karena setiap pegawai diwajibkan masuk pada jam kerja 07.15 wib pulang pukul 16.00 wib itu akan terpantau," terangnya.

Masih terkait penerapan absen elektronik, alatnya juga masih tengah dipersiapkan. Dan akan diterapkan secara serentak ke 32 OPD 13 Kecamatan serta 20 puskesmas.

"Semua instansi pemerintah maupun kantor diberlakukan sama seperti itu," tandasnya.

Baca: Waspadai Badai dengan Awan Petir

Baca: Pilkada Kota Jambi - Ini Tanggapan Mulyadi Yatub Soal 80 Ribu KTP Tak Dikenal di Kota Jambi

Penulis: dunan
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help