Asimetris, Sebuah Dokumenter Ekspedisi Indonesia Biru

Pemutaran film dokumenter bertajuk Asimetris diputar serentak malam ini, Selasa (13/3/18). Pemutaran tersebut dilakukan

Asimetris, Sebuah Dokumenter Ekspedisi Indonesia Biru
TRIBUN JAMBI/MAREZA SUTAN AJ

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemutaran film dokumenter bertajuk Asimetris diputar serentak malam ini, Selasa (13/3/18). Pemutaran tersebut dilakukan serentak di 26 daerah di seluruh Indonesia.

Di Jambi, ada dua lokasi pemutaran film yang mulai digarap sejak 2015 ini. Lokasi tersebut ada di Merangin dan Kota Jambi.

Film ini dibuat setelah menelusuri perjalanan sejauh sekitar 14 ribu kilometer. Film ini menceritakan kasus pencemaran akibat industri kelapa sawit dan akibatnya terhadap lingkungan.

Baca: GALERI FOTO & VIDEO: Pernah Koma 2 Hari, Anggota Regu Penyelamat Ini Kembali Dipatuk Kobra

Film ini mengungkap fakta-fakta yang menjadi dampak pencemaran lingkungan, khususnya kelapa sawit.

"Tujuannya untuk mendorong masyarakat untuk menambah kesadaran. Selain itu juga, untuk mendorong kebijakan-kebijakan pemerintah untuk ke depannya," ujar Rudiansyah, ketua WALHI Jambi.

Selain itu, dalam pertunjukan film ini juga menghadirkan diskusi.

Anton, dari Forum Film Jambi juga menanggapi film ini. Menurutnya, masih perlu beberapa tambahan dalam film ini.

Tidak hanya itu, pemutaran film ini juga memantik diskusi dari beberapa penonton.

Baca: Zola Akan Bertemu Dua Teman Kuliahnya di Persidangan, Kesaksiannya akan Dikonfrontir

Baca: Nonton Perdana Asimetris, Targetkan 100 Penonton

Penulis: Mareza
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help