4 Tanda Sakit Serius Bila Anda Merasakan ini di Kaki
Bahkan, saking hebatnya, untuk mengetahui kondisi tubuh yang sakit, ada sinyal atau tanda-tanda yang bisa dilihat pada bagian tubuh lain.
TRIBUNJAMBI.COM - Manusia diciptakan Tuhan sebagai makhluk paling sempurna di antara makhluk lain.
Bahkan, saking hebatnya, untuk mengetahui kondisi tubuh yang sakit, ada sinyal atau tanda-tanda yang bisa dilihat pada bagian tubuh lain.
Baca: Hati-hati Kehilangan Karcis Parkir di Bandara Jambi, Bisa Keluar Biaya Lima Kali Lipat
Sebut saja, muncul rasa sakit pada bagian kaki yang memberikan sinyal bahwa terjadi gejala sakit pada tubuh lain. Beriku tini tujuh masalah kaki yang bisa menjadi gejala sakit serius pada bagian tubuh lain.
Baca: Tontonan Gratis Minggu Depan di Tugu Keris Kota Baru, dan Ada Lady Race
Terry Philbin, D.O. dari American Academy of Orthopedic Surgeons (AAOS) memaparkan beberapa kondisi kaki yang bisa jadi petunjuk ada yang salah dalam bagian tubuh lain, misalnya penyakit diabetes, artritis, bahkan sakit jantung.
NYERI
Jangan pernah mengabaikan rasa nyeri. Jane Andersen, D.P.M, Podriatis alias Ahli Penyakit Kaki, dari Chapel Hill, Carolina Utara paparkan, semua tipe nyeri (baik baru maupun sudah lama) merupakan tanda Anda harus mengunjungi dokter.
Rasa nyeri di kaki bisa menjadi sinyal akan peradangan yang berhubungan dengan artritis.
Nyeri di pagi hari saat bangun tidur dan baru mereda di siang hari merupakan sinyal dari penyakit artritis (radang sendi, kaku sendi) dan plantar fasciitis (radang pada tumit/nyeri tumit).
Biasanya disebabkan oleh penggunaan sepatu hak tinggi. Sedangkan plantar fasciitis sering menyerang para pelari dan orang yang kelebihan berat badan.
Baca: Mengejutkan! Ini Identitas Pria yang Sering Berkunjung ke Rumah Tessa Kaunang Sampai Larut Malam
Nyeri yang semakin terasa di siang hari mengindikasikan kerusakan/keretakan tulang ringan.
Rasa nyeri akibat tulang yang retak biasanya tidak terasa sakitketika didiamkan. Namun akan sangat terasa sakit ketika membawa beban.
Tulang retak ringan biasanya disebabkan karena melakukan pekerjaan terlalu berat dan belum dibiasakan.
Misalnya, mulai berolahraga. Kondisi ini juga bisa terjadi bagi penderita osteoporosis.