Di Negara ini, Seorang Gadis Dapat Ditukar dengan Sapi dan Kambing

Sebuah suku di desa yang berjarak 80,4 kilometer dari Marigat, Kenya, memiliki tradisi gadis remaja harus dijual untuk menikah.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Gadis ditukar sapi dan kambing 

TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah suku di desa yang berjarak 80,4 kilometer dari Marigat, Kenya, memiliki tradisi gadis remaja harus dijual untuk menikah.

Gadis ini dihargai setara 20 ekor kambing, 10 sapi, dan beberapa ekor unta. Semua hewan itu dibayarkan kepada keluarganya secara bertahap.

Baca: Apa Itu WhatsApp Bussiness? yang Kini Bisa Dipakai di Indonesia

Baca: Penasehat Hukum Abdul Halim Gumri Yakin Kliennya Tak Bersalah

Dilansir dari Reuters, Sabtu (13/12/2014), ketika hendak dijual, terlihat seorang gadis yang berpakaian cerah mencoba melarikan diri saat hendak 'dibeli'.

Hal ini dikarenakan si gadis tidak mengetahui kesepakatan yang terjadi antara ayahnya dengan calon suaminya. Hal ini dilakukan lantaran jika mereka memberitahu gadis itu, mereka takut ia akan kabur. 

Baca: Polisi Bersenjata Lengkap Bekuk Satu Bandar Narkoba di Tebo

Baca: Sempat Dikabarkan Dieksekusi Mati karena Skandal Video, Ia Malah Ditunjuk Pimpin Delegasi Korut

Setelah menemukan kesepakatan, sekelompok pria dari suku tersebut akan datang untuk mengambilnya dan melaksanakan upacara selama dua hari di desa tersebut.

Tradisi ini sebenarnya sudah diilegalkan di Kenya. Hal tersebut dianggap sebagai kekerasan pada hak asasi manusia. Lebih dari 125 juta gadis dari 29 negara di Afrika dan Timur Tengah masih mengalami perkawinan paksa seperti itu, berdasarkan laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). (Cesariana Sitanggang)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved