Bom Bunuh Diri Meledak, 12 Orang Ditemukan Tewas. Empat Pelaku Bertanggung Jawab pada Insiden Itu
Sedikitnya 12 orang tewas pada Rabu (17/1/2018) ketika sebuah bom bunuh diri meledak.
Penulis: Rika Apriyanti | Editor: rida
TRIBUNJAMBI.COM- Sedikitnya 12 orang tewas pada Rabu (17/1/2018) ketika sebuah bom bunuh diri meledak.
Dilansir dari Premium Times, peristiwa ini terjadi di sekitar area Garasi Muna, Maiduguri, Nigeria kata pejabar setempat.
Juru bicara Badan Manajemen Darurat Nasional (NEMA) Abdulkadir Ibrahim mengatakan ledakan itu terjadi pukul 05.05 waktu setempat.
"Tim Tanggap Darurat (Emergency Response Team / ERT) dari Badan Pengelola Manajemen Darurat Nasional (NEMA), Badan Manajemen Darurat Borno (BOSEMA) dan Palang Merah telah menanggapi insiden pemboman bunuh diri yang terjadi di sekitar Garasi Muna di sepanjang jalan Mafa Dikwa di negara bagian Maiduguri Borno," kata Ibrahim.
Baca: Heboh Mahar Politik, Kata Prabowo Paket Hemat Rp 300 Miliar. Gus Ipul: Lebih Baik Saya Tidak Nyalon
Baca: Tak Seberuntung Barry Prima, Nasib Aktor Laga Advent Bangun Memprihatinkan. Kondisinya Kini
Baca: Dipeluk Mike Lewis, Cantikan Mana Lucinta Luna atau Tamara Bleszynski? Intip Foto Seksinya Ini
"Tim telah mengevakuasi 65 orang yang terluka dan membawa mereka ke rumah sakit, sedangkan 10 lainnya kehilangan nyawa mereka," tambah Ibrahim.
"Laporan awal menunjukkan ada empat pelaku bom bunuh diri yang bertanggung jawab atas ledakan tersebut," ujar Ibrahim.
Keterangan lain disampaikan oleh Polisi di Borno yang mengatakan setidaknya 12 orang tewas dan 48 lainnya terluka.
Polisi juga memberikan pernyataan yang berbeda mengenai identitas pelaku.
Komisaris Polisi, Damian Chukwu, mengatakan seorang pembom bunuh diri laki-laki meledakkan sebuah alat peledak di sebuah pasar yang ramai membunuh dirinya sendiri dan 10 orang lainnya.
"Seorang pembom bunuh diri terlihat menuju ke pusat keramaian dan meledakkan diri," katanya.
Serangan pada Rabu (17/1/2018) adalah serangan bom bunuh diri pertama di Maiduguri pada 2018.
Chukwu mengatakan bahwa orang-orang yang terluka tersebut dievakuasi ke Rumah Sakit di Maiduguri.
Komisioner polisi meminta masyarakat untuk waspada dan melaporkan orang-orang yang mencurigakan di komunitas mereka ke badan-badan keamanan.
"Orang harus waspada karena gerilyawan Boko Haram belum menyerah," dia mengingatkan.
(Tribunnews/ Rika Apriyanti)