TribunJambi/

'Saya Bayar Rp 7 Juta untuk Dapat Alsintan, Sampai Sekarang Tidak Terima'

Program pemberian alat dan mesin pertanian (Alsintan) di Kabupaten Merangin dimanfaatkan oknum pegawai Dinas Pertanian Tanaman Pangan

'Saya Bayar Rp 7 Juta untuk Dapat Alsintan, Sampai Sekarang Tidak Terima'
TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO – Program pemberian alat dan mesin pertanian (Alsintan) di Kabupaten Merangin dimanfaatkan oknum pegawai Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Merangin. Kepada penerima Alsintan, oknum tersebut meminta biaya yang bervariasi.

Hal itu terungkap dari keterangan penerima alsintan tersebut. Mereka mengaku, diminta sejumlah uang untuk bisa mendapat alsintan itu.

“Saya bayar sebesar Rp 7 juta untuk menebus alsintan,” ujar sumber yang minta namanya tak disebutkan.

Ia mengatakan, saat memberikan uang tersebut dibuktikan dengan kwitansi. Namun setelah uang tersebut diberikan alsintan yang dijanjikan tak kunjung datang.

“Saya berikan uang tersebut akhir 2016 lalu. Pada 2017 dijanjikan akan dapat bantuan Alsintan, tapi ternyata tidak ada,” akunya.

Terkait hal ini Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura, Rumusdar melalui Kasi Kelembagaan, Lieslustritati dikonfirmasi mengatakan, bahwa penerimaan alsintan diberikan kepada kelompok tani. Dengan terlebih dahulu para kelompok tani mengajukan proposal.

“Diberikan secara gratis tidak ada dipungut biaya,” ujarnya ditemui, Selasa (14/11).

Katanya, pada 2017 ada sebanyak 14 unit alsintan yang diberikan kepada kelompok tani. Kelompok tani yang mendapatkan tersebut tersebar di beberapa kecamatan.

“14 unit alsintan tersebut untuk 2017 telah kita berikan kepada kelompok tani yang menerimanya. Itu diberikan secara gratis,” tegasnya.

Halaman
12
Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help