Teganya! Siswi SMP ini Dirudapaksa Pria Paruh Baya yang Masih Keluarganya Sendiri di Kebun Teh

Kejadian tersebut pada Senin (22/5) selepas Magrib . Awalnya korban diajak ke Desa Sungai Asam untuk melihat cucunya (H) yang lagi sakit.

Teganya! Siswi SMP ini Dirudapaksa Pria Paruh Baya yang Masih Keluarganya Sendiri di Kebun Teh
net
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Melati (bukan nama sebenarnya) warga Gunung Labu Kecamatan Kayu Aro Barat yang masih duduk di bangku sekolah SMP diduga menjadi korban pemerkosaan oleh warga yang berinisial H (54).

Menurut keterangan Supriyatno Kades Gunung Labu kejadian tersebut pada Senin (22/5) selepas Magrib . Awalnya korban diajak ke Desa Sungai Asam untuk melihat cucunya (H) yang lagi sakit.

“Sepulang dari situ korban diperkosa di kebun teh. Yakni dalam perjalanan antara Desa Patok Empat. Disitulah dia melampiaskan hawa nafsunya,” kata Kades Gunung Labu, Rabu (24/5)

Masih menurut keterangan Kades Gunung Labu masalah ini sudah dilaporkan ke Polres Kerinci oleh pihak korban dan keluarga serta didampingi pemerintah desa dan karang taruna Gunung Labu.

“Ya, keluarga korban bersama pemerintahan desa serta dari karang taruna sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak Polres Kerinci,” ujarnya lagi.

Kades menyebutkan, H selama ini dikenal baik oleh warga sekitar.

Namun warga tak menyangka hal itu bisa terjadi.

“H selama ini dianggap baik, namun malah berbuat  yang tidak berkeperimanusiaan,” ujarnya

Kades juga berharap dengan adanya laporan dari pihak korban dan pemerintah desa si pelaku bisa ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Saya memberi surat mandat ke desa-desa tetangga agar memberitahu keberadaan H. Agar pelaku di proses secara hukum,” ungkapnya.

Kapolsek Kayu Aro, Iptu Taupan membenarkan kejadian ini. Kapolsek menjelaskan pelaku berinisial H tersebut merupakan keluarga korban sendiri.

"Iya benar kejadiannya pada senin, di kebun teh. Pelaku merupakan laki itek korban," terang Kapolsek.

Dikatakan Kapolsek modusnya pelaku melakukan aksinya saat bersama korban dalam perjalanan. Namun tiba-tiba muncul niat jahat melakukan pemerkosaan.

Dikatakan Kapolsek bahwa kasus ini telah dilimpahkan ke Polres Kerinci. Karena korban merupakan anak dibawah umur.

"Iya saat ini ditangani unit PPA Polres Kerinci, karena korban masih dibawah umur," jelasnya.

Penulis: hendri dede
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help