Kamis, 9 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Timnas Indonesia

Berapa Miliar Kompensasi Patrick Kluivert dan Staf setelah Dipecat PSSI?

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi memutus kontrak Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
Instagram/@patrickkluivert9
DIPECAT - Patrick Kluivert dipecat dari posisi pelatih Timnas Indonesia bersama jajaran stafnya. 

TRIBUNJAMBI.COM – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi memutus kontrak Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Keputusan itu diambil, meski kontraknya sejatinya baru berjalan 10 bulan dari total masa kerja hingga Desember 2027.

Keputusan ini membuat PSSI harus menanggung konsekuensi finansial besar, sebab masih ada 26 bulan sisa kontrak yang belum dijalankan.

Dengan kisaran gaji Kluivert antara Rp1,3 miliar hingga Rp1,5 miliar per bulan, berapa kompensasi yang wajib dibayar PSSI?

Catatan Karier Kluivert di Timnas Indonesia

Patrick Kluivert ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia pada 6 Januari 2025 menggantikan Shin Tae-yong.

Saat itu, pelatih asal Belanda berusia 49 tahun tersebut datang dengan membawa 10 staf kepelatihan dalam gerbongnya dari negara asalnya, Belanda.

Namun, kerja sama Kluivert dengan PSSI berakhir lebih cepat setelah dianggap gagal mewujudkan target membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

“Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan,” tulis PSSI dalam keterangan resminya.

Selain Kluivert, federasi juga mengakhiri kontrak dengan beberapa anggota tim kepelatihan yang bekerja bersamanya.

Meski tidak menyebut nama secara rinci, diduga pelatih seperti Alex Pastoor, Gerald Vanenburg, Denny Landzaat, dan Frank van Kempen turut dilepas.

Gerald Vanenburg sebelumnya menangani Timnas U-23 Indonesia, sedangkan Frank van Kempen dipercaya memimpin Timnas U-20.

Meski demikian, PSSI tidak memberhentikan tiga figur asal Belanda lainnya yang masih memiliki peran penting di federasi, yakni Alexander Zwiers (Direktur Teknik), Simon Tahamata (Kepala Pencari Bakat), dan Jordi Cruyff (Penasihat Teknis).

Pemutusan kerja sama ini menandai berakhirnya era kepelatihan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia yang sempat digadang-gadang mampu membawa skuad Garuda ke level dunia.

Namun, hasil di lapangan tidak sesuai ekspektasi, dan kini PSSI harus menanggung biaya pesangon fantastis sebagai konsekuensi dari keputusan tersebut.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved