Minggu, 12 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kasus Asusila di Sarolangun

Guru AM Mengajar Murid secara Tertutup, Tidak Ada Plang Ponpes di Lokasi

"Aktivitasnya belajar mengajarnya tertutup, saya tidak tahu apa yang dilakukan di dalam," ujar seorang warga.

|
Penulis: FRENGKY WIDARTA | Editor: asto s
Tribunjambi.com/FRENGKY WIDARTA
BANGUNAN - Penampakan jalan menuju lokasi yang digunakan guru mengaji AM (45) untuk mengajar di Dusun Cianjur, Kelurahan Sungai Benteng, Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. AM ditangkap Polres Sarolangun karena kasus asusila murid. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Seorang PNS Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sarolangun berinisial AM (45). ditangkap polisi. Guru mengaji itu menjadi tersangka kasus asusila terhadap murid.

Pada Rabu dan Kamis (8-9/4/2026), Tribun Jambi mendatangi lokasi bangunan yang disebut-sebut sebagai pondok pesantren, di Dusun Cianjur, Kelurahan Sungai Benteng, Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.

Di bangunan bertingkat itu, AM biasanya melakukan aktivitas mengajar mengaji secara tertutup. 

Bangunan yang disebut sebagai pondok pesantren itu wujudnya bangunan bertingkat dua.  

Bangunan terlihat masih baik, namun cat dindingnya sudah memudar.

Gerbang pagar dikunci. Bangunan itu dalam posisi kosong. Tidak terlihat ada penghuni di sana.

Di lokasi tersebut, tidak terlihat ada papan nama pondok pesantren.

Warga menyebutkan AM hanya penyewa di sana, bukan pemilik bangunan tersebut.

Banyak Warga Tidak Tahu

Tribun Jambi mewawancarai beberapa orang warga di lokasi.

Hasilnya, banyak di antara mereka yang tidak mengetahui bahwa di lokasi tersebut ada pondok pesantren.

Warga menuturkan ponpes itu tidak terdaftar di Kementerian Agama Kabupaten Sarolangun, maka dari itu tidak ada papan nama.

Selain itu, AM (45) pun terkesan tertutup kepada warga sekitar.

"Aktivitasnya belajar mengajarnya tertutup, saya tidak tahu apa yang dilakukan di dalam," ujar seorang wrga yang tidak bersedia namanya dituliskan.

Setelah kasus asusila AM terbongkar, bangunan itu kosong. AM tidak lagi berada di sana, begitu juga anak didiknya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Reporter Tribun Jambi dari warga sekitar,  AM sudah pindah ke Desa Lubuk Sayak, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun. (Tribun Jambi/Frengky Widarta)

Baca juga: 1 PNS Guru Mengaji di Sarolangun Asusila Murid, Orangtua Lapor Polisi 

Baca juga: Mafia BBM Subsidi di Kerinci Diringkus Polisi, Modusnya Manfaatkan Barcode

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved