Kamis, 11 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Advertorial

PTPN IV PalmCo Perluas Pemberdayaan Pandai Besi, Kini Sasar Pengrajin di Sumut

PTPN IV PalmCo gandeng para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pandai besi di Sumatera Utara (Sumut)

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
Ist
Perusahaan perkebunan pelat merah, PTPN IV PalmCo gandeng para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pandai besi di Sumatera Utara (Sumut) 

TRIBUNJAMBI.COM - Perusahaan perkebunan pelat merah, PTPN IV PalmCo, terus memperkuat ekosistem rantai pasok usahanya dengan menggandeng para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Setelah sukses menjadikan pengrajin lokal di Provinsi Riau sebagai pemasok utama alat panen perkebunan, Subholding PTPN III (Persero) ini kini mereplikasi langkah serupa ke Provinsi Sumatera Utara, serta menjajaki potensi di Provinsi Jambi.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menjelaskan bahwa program ini merupakan manifestasi dari komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai tambah (multiplier effect) bagi perekonomian pedesaan di sekitar wilayah operasional perkebunan.

Perusahaan perkebunan pelat merah, PTPN IV PalmCo gandeng para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pandai besi di Sumatera Utara (Sumut)
Perusahaan perkebunan pelat merah, PTPN IV PalmCo gandeng para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pandai besi di Sumatera Utara (Sumut) (Ist)

“Pemberdayaan UMKM pandai besi ini menjadi salah satu strategi penguatan rantai pasok inti perusahaan. Kami ingin memastikan bahwa alat panen yang digunakan di kebun-kebun PalmCo diproduksi oleh masyarakat sekitar. 

Dengan pendampingan yang tepat sasaran, kualitas produk lokal ini tidak kalah dengan pabrikan besar, dan pada saat yang sama, kita berhasil menciptakan lapangan kerja dan memutar roda ekonomi di desa,” ujar Jatmiko, Minggu (1/3/2026).

Dari Kampar Menjadi Percontohan Nasional

Jatmiko menambahkan, standardisasi dan legalitas kelembagaan menjadi fokus utama PalmCo dalam mendampingi para pengrajin. Hal ini berkaca pada rekam jejak keberhasilan perusahaan saat membina Koperasi Merah Putih Teratak di Desa Teratak, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, Riau.

Berawal dari kelompok pengrajin kecil yang diberikan bantuan modal kerja, pelatihan, dan kepastian pembelian (off-taker) oleh PTPN IV PalmCo, Koperasi Merah Putih Teratak kini menjelma menjadi pemasok alat panen tunggal bagi operasional PalmCo di wilayah Riau.

Baca juga: Kendaraan Massa Coba Tabrak Petugas di Pengadilan Negeri Tebo, Terdakwa Dibawa Kabur

Baca juga: Polisi Penyelamat Bilqis di Jambi, Jadi Tersangka Penembakan di Makassar

 Prestasi ini bahkan membuat Pemerintah Kabupaten Kampar mengusulkan Koperasi Merah Putih Teratak sebagai satu dari tiga koperasi percontohan di tingkat nasional.

Kepala Koperasi Merah Putih Teratak, Desrico Apriyus, S.E., mengakui bahwa intervensi dan pendampingan berkelanjutan dari PTPN IV PalmCo telah mengubah wajah pandai besi di desanya.

“Selain simpan pinjam dan perdagangan, kami merupakan kumpulan pandai besi yang dibina PTPN IV sehingga mampu menjadi sentra produsen alat pertanian yang sudah merambah ke luar Riau bahkan ke mancanegara,” papar Desrico.

Fokus Ekspansi di Sumatera Utara

Melihat potensi besar tersebut, PTPN IV PalmCo kini tengah melakukan replikasi dan eskalasi program serupa di Sumatera Utara. Terdapat empat koperasi baru yang sedang diinkubasi oleh perusahaan.

Keempat koperasi tersebut meliputi Koperasi Berkah Pandai Besi di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Koperasi Simpati Maju Bersama di Kabupaten Asahan, Koperasi Produsen Pandai Besi Tanah Jawa di Kabupaten Simalungun, dan Koperasi Produsen Melati Jaya Steel di Kabupaten Serdang Bedagai.

Secara kumulatif, inisiatif di Sumut ini telah merangkul puluhan tenaga kerja lokal yang sebelumnya bekerja secara perorangan dan berpencar.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved