Jumat, 24 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Staf Ahli Gubernur Jambi Tekankan Pentingnya Pencegahan Paham Radikalisme

Staf Ahli Gubernur Jambi menegaskan pentingnya pencegahan radikalisme, intoleransi, dan ekstremisme di lingkungan sekolah.

Tribunjambi.com/Syrillus Krisdianto
Staf Ahli Gubernur Jambi menegaskan pentingnya pencegahan radikalisme, intoleransi, dan ekstremisme di lingkungan sekolah. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan pentingnya upaya pencegahan paham intoleransi, radikalisme, dan ekstremisme (IREK) di lingkungan pendidikan sebagai bagian dari misi pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Jambi.

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli II Gubernur Jambi, Muktamar Hamdi, dalam kegiatan sosialisasi Komitmen Tolak IREK yang digelar di Lantai 3 Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Senin (2/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa Indonesia menargetkan menjadi negara maju pada 2045. Salah satu indikatornya adalah terbangunnya sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan bertakwa.

“Kita sedang dihadapkan pada berkembangnya paham IREK. Ini harus menjadi kewaspadaan kita bersama,” ujarnya.

Atas inisiasi Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, kegiatan tersebut mengundang seluruh kepala sekolah negeri maupun swasta se-Provinsi Jambi untuk mendapatkan edukasi serta memperkuat antisipasi penularan paham tersebut.

“Upaya ini bertujuan memberikan edukasi kepada para kepala sekolah agar mampu mengantisipasi penyebaran paham ini di lingkungan pendidikan,” kata Muktamar.

Ia menyebutkan bahwa paham IREK sangat berbahaya karena bersifat eksklusif, mengutamakan kelompok tertentu, serta berpotensi memicu pertentangan di tengah masyarakat.

“Paham ini cenderung menganut fanatisme berlebihan serta penafsiran agama yang sempit sesuai kepentingan kelompok tertentu,” jelasnya.

Muktamar menegaskan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam membentengi peserta didik, terlebih di era masifnya akses teknologi dan informasi.

“Jika tidak diarahkan menggunakan internet atau gawai secara bijak, bukan tidak mungkin anak-anak terjerumus dalam paham radikalisme,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya terus mendorong sekolah melakukan deteksi dini terhadap peserta didik yang diduga terpapar paham radikal.

“Sekolah harus aktif melakukan deteksi dini agar bila ditemukan indikasi, segera dilakukan pencegahan atau pembinaan sebelum mereka semakin jauh terjerumus,” pungkasnya.

(Tribun Jambi/Syrillus Krisdianto)

Baca juga: Disdik Jambi Gandeng Densus 88 Sosialisasikan Penolakan Radikalisme

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved