Berita Nasional
Peringatan Menko Yusril: Indonesia Berpotensi Jadi Target Militer AS Berikutnya
Yusril secara blak-blakan menyoroti agresivitas militer AS pasca-operasi mereka di Venezuela, dan menyebut Indonesia masuk dalam radar pengawasan.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Menyadari ketimpangan kekuatan militer yang mencolok tersebut, Yusril menegaskan bahwa Indonesia harus bersikap pragmatis dalam merumuskan kebijakan luar negerinya.
Di momen kritis inilah, esensi dari prinsip politik "Bebas Aktif" harus diterapkan secara cerdas guna menjaga keselamatan bangsa dari pusaran konflik kekuatan besar.
Formulasi politik ini pula yang mendasari sikap hati-hati Jakarta di panggung diplomasi internasional belakangan ini.
Yusril Ihza Mahendra membeberkan alasan itulah yang membuat Indonesia memilih untuk tidak terlalu keras atau frontal dalam mengecam aksi intervensi militer Amerika Serikat terhadap Venezuela, demi menjaga keseimbangan stabilitas keamanan nasional.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News dan Media Sosial Facebook, Instagram dan Threads, serta Ikuti Saluran Tribun Jambi di WhatsApp
Baca juga: Cara Cek Bantuan Kemensos Mei 2026, Ada 4 Bansos yang Cair
Baca juga: Kisah Petugas Damkartan Jambi Pertaruhkan Nyawa di Balik Pekatnya Asap Kebakaran Gudang BBM
Baca juga: Ksatria Biru Damkartan Kota Jambi Raih Kepercayaan Publik Tertinggi
Baca juga: Tim SAR Lakukan Pencarian Remaja 15 Tahun Hanyut di Sungai Batang Merangin
Sumber: Tribun Video
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20260523-Ilustrasi-militer-AS-n.jpg)