Selasa, 19 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Viral

Tolak Diajak Balikan, Mahasiswi di Palembang Dicekik dan Dipukul Mantan Pacar

Seorang mahasiswi berinisial BP (19) di Palembang melaporkan mantan kekasihnya ke polisi usai diduga menjadi korban penganiayaan.

Tayang:
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA/ist
Mahasiswi di Palembang Lapor Polisi usai dianiaya mantan pacarnya 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang mahasiswi berinisial BP (19) di Palembang melaporkan mantan kekasihnya ke polisi usai diduga menjadi korban penganiayaan.

Korban mengaku mengalami kekerasan fisik berupa cekikan, dorongan, hingga pukulan di bagian kepala saat mendatangi rumah mantan pacarnya berinisial AP (21).

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Sukabangun, Kecamatan Sukarami, Palembang, pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Insiden bermula ketika BP datang ke rumah AP dengan maksud mengambil kembali barang-barang miliknya yang sebelumnya pernah diberikan selama mereka masih menjalin hubungan asmara.

Namun, kedatangan BP justru memicu pertengkaran setelah AP disebut meminta kesempatan untuk kembali menjalin hubungan.

“Awalnya saya datang mau mengambil barang-barang saya. Tapi dia malah meminta maaf dan mengajak balikan lagi,” ujar BP saat memberikan keterangan.

Baca juga: Film Pesta BabiTayang di Mana? Ini Cara Nonton Resmi dan Sinopsis Lengkapnya

Baca juga: Kemenlu Kutuk Keras Israel: 5 WNI Misi Gaza Diculik di Perairan Siprus, 4 Masih di Laut

Ajakan tersebut ditolak oleh korban. Penolakan itu diduga membuat AP tersulut emosi hingga situasi berubah menjadi cekcok panas.

Menurut BP, mantan pacarnya mulai marah dan menyinggung soal uang yang pernah diberikan selama mereka berpacaran.

“Dia marah-marah dan mengungkit semua uang yang pernah diberikan selama kami pacaran,” katanya.

Situasi semakin memanas ketika korban mengaku sempat ditarik keluar rumah oleh terlapor.

Karena berusaha bertahan dan menolak keluar, BP mengaku mendapat perlakuan kasar dari AP.

“Dia menarik tangan saya, lalu mencekik, mendorong, dan memukul kepala saya,” ungkapnya.

Tak berhenti sampai di situ, korban juga mengaku sempat dibekap agar tidak berteriak meminta bantuan.

Beruntung, keributan yang terjadi terdengar oleh warga sekitar. Sejumlah warga kemudian datang ke lokasi dan membuat terlapor akhirnya melepaskan korban.

Akibat kejadian tersebut, BP mengalami luka memar di bagian kepala sebelah kiri serta memar pada pergelangan tangan kirinya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved