Minggu, 17 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Viral

Desakan ke Bank Indonesia Menguat, DPR Minta Rupiah Segera Diselamatkan

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mendesak Bank Indonesia (BI) segera mengambil langkah nyata untuk menstabilkan nilai tukar rupiah

Tayang:
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA/ist
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun 

Prabowo Minta Publik Tak Panik soal Rupiah

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto turut menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Dalam sambutannya saat meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026), Prabowo meminta masyarakat tidak berlebihan menyikapi pelemahan rupiah.

Ia menegaskan bahwa kondisi pangan dan energi nasional saat ini masih aman.

“Rupiah begini, rupiah begini, apa, dolar begini, dolar begini. Orang, rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan? Pangan aman, energi aman,” ujar Prabowo.

Presiden juga menyebut banyak negara saat ini mengalami kepanikan akibat konflik global, terutama ketegangan di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi jalur distribusi energi dunia.

Menurutnya, Indonesia justru masih berada dalam posisi yang cukup kuat.

“Banyak negara panik, Indonesia masih oke. Kita banyak diberikan Yang Maha Kuasa,” katanya.

Prabowo juga menyinggung dampak geopolitik global, termasuk potensi terganggunya pasokan energi dunia akibat ancaman penutupan Selat Hormuz.

Ia menjelaskan, sekitar 20 persen distribusi bahan bakar minyak (BBM) dunia melewati jalur tersebut, sehingga gangguan di kawasan itu dapat berdampak pada harga energi dan pupuk global.

Meski begitu, Prabowo menyebut Indonesia masih memiliki daya tahan ekonomi yang baik.

Bahkan, menurut laporan yang diterimanya dari Menteri Pertanian, sejumlah negara mulai mengantre untuk membeli pupuk dan beras dari Indonesia.

“Australia, Filipina, India, Bangladesh sampai Brasil sekarang minta pupuk dan beras dari Indonesia,” ungkapnya.

Peringatan untuk Para Pemimpin

Di akhir pernyataannya, Presiden Prabowo juga memberikan pesan tegas kepada para pejabat dan unsur pimpinan di dalam negeri.

Ia meminta seluruh pemegang kekuasaan tetap setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan benar-benar berpihak kepada rakyat.

“Banyak yang teriak NKRI, tapi ketika punya kekuasaan justru tidak berpihak kepada bangsa sendiri, tidak berpihak kepada rakyat Indonesia,” tegas Prabowo.

Artikel Ini Sudah tayang di Tribunnews

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved