Berita Viral
Italia Turun ke Selat Hormuz, Kirim 4 Kapal Bantu AS Amankan Perairan
Angkatan Laut Italia mengumumkan rencana pengerahan empat kapal untuk mendukung operasi pembersihan ranjau di Selat Hormuz, menyusul meredanya konflik
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUNJAMBI.COM – Angkatan Laut Italia mengumumkan rencana pengerahan empat kapal untuk mendukung operasi pembersihan ranjau di Selat Hormuz, menyusul meredanya konflik di kawasan tersebut.
Kepala Staf Angkatan Laut Italia, Giuseppe Berutti Bergotto, menyatakan bahwa misi ini merupakan bagian dari operasi koalisi internasional, bukan aksi sepihak.
Kirim Kapal Penyapu Ranjau
Dalam rencana tersebut, Italia akan mengerahkan dua kapal penyapu ranjau yang didukung kapal pengawal serta unit logistik. Langkah ini bertujuan memastikan operasi dapat berjalan aman dan berkelanjutan dalam jangka waktu panjang.
“Rencana ini mencakup pembentukan grup kapal penyapu ranjau dengan dukungan pengawal dan logistik untuk memperpanjang masa tugas,” ujar Bergotto, dikutip dari media Italia, Ansa.
Keputusan ini diambil menyusul ancaman ranjau laut yang masih membayangi jalur pelayaran vital tersebut.
Baca juga: Diduga Selingkuh dengan Istri Kades, Anggota DPRD Cirebon Kini Diperiksa
Baca juga: Dugaan Penistaan Agama Jusuf Kalla Diselidiki, Polisi Turunkan Tim Forensik
Negara Eropa Ikut Bergabung
Selain Italia, sejumlah negara Eropa seperti Prancis, Inggris, Belanda, dan Belgia juga disebut akan terlibat dalam misi serupa.
Keterlibatan banyak negara menunjukkan bahwa keamanan Selat Hormuz kini menjadi perhatian global, mengingat perannya sebagai jalur utama distribusi energi dunia.
Kronologi Konflik
Ketegangan di kawasan bermula dari serangan militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat bersama Israel terhadap target di Iran pada akhir Februari lalu.
Serangan tersebut memicu respons keras dari Teheran, termasuk peningkatan aktivitas militer di wilayah Teluk Persia.
Dalam eskalasi itu, Korps Garda Revolusi Islam dilaporkan menggunakan strategi tekanan dengan menebar ranjau laut secara tersembunyi melalui kapal-kapal kecil.
Langkah ini dinilai sebagai upaya mengganggu jalur pelayaran tanpa konfrontasi terbuka, sekaligus meningkatkan posisi tawar Iran dalam konflik.
Jalur Vital Energi Dunia
| Viral Teras Rumah Ditembok Diduga Ormas, Pemilik Klaim Sudah Bayar Rp1 M |
|
|---|
| Soal Batas Jabatan Ketum Parpol, KPK Sebut Aspirasi Kader dan Risiko Ongkos Politik |
|
|---|
| Sepak Terjang John Kei Kembali Jadi Sorotan, Terkait Tewasnya Nus Kei di Bandara |
|
|---|
| Cair Bansos PKH dan Sembako Triwulan II Bulan April 2026, Begini Cara Cek via NIK |
|
|---|
| Menkeu Purbaya Tegaskan Pajak Kendaraan Listrik Tak Naik, Ini Skema Barunya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20260322-Penampakan-Selat-Hormuz.jpg)