Jumat, 17 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Israel vs Iran

Netanyahu Bersikeras Perangi Iran, Ada Sinyal Perundingan dari Amerika

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan negaranya siap melanjutkan perang dengan Iran.

Editor: asto s

TRIBUNJAMBI.COM - Tanda-tanda perundingan damai Iran dan Amerika Serikat mulai terlihat. Namun, kemungkinan ancaman perang berlanjut masih muncul dari Israel.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan negaranya siap melanjutkan perang dengan Iran.

Padahal, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump telah memberikan isyarat perundingan damai dengan Iran bakal terjadi.

Baik AS maupun Iran telah berupaya menjembatani kesenjangan yang tersisa dan mencapai kesepakatan sebelum gencatan senjata berakhir pada 21 April 2026.

Bahkan, delegasi Pakistan yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, Marsekal Lapangan Syed Asim Munir Ahmed Shah tiba di Teheran pada Rabu (15/4/2026) untuk melakukan pembicaraan langsung dengan para pejabat Teheran.

Netanyahu mengatakan dalam sebuah pernyataan video, AS terus memberikan informasi terbaru kepada Israel mengenai kontaknya dengan Iran.

"Kami ingin melihat material uranium yang diperkaya milik Iran disingkirkan, dan kami ingin melihat penghapusan kemampuan pengayaan uranium di dalam Iran."

"Dan tentu saja, kami ingin melihat pembukaan kembali selat tersebut," ucap Netanyahu, mengutip The Times of Israel.

SERANG KAPAL TANKER - Penampakan kapal Tangker Amerika Serikat yang terbakar usai dibombardir Iran di Perairan Teluk.
SERANG KAPAL TANKER - Penampakan kapal Tangker Amerika Serikat yang terbakar usai dibombardir Iran di Perairan Teluk. (Capture Yt Kompas Tv)

Ia menekankan, pihaknya siap menghadapi segala skenario, termasuk kemungkinan pecahnya kembali perang jika kesepakatan tidak tercapai.

"Terlalu dini untuk memprediksi hasil akhirnya."

"Namun, melihat dinamika yang ada, kami bersiap untuk skenario apa pun, termasuk melanjutkan pertempuran," tegas Netanyahu dalam sebuah video singkat.

Persiapan Perundingan

Upaya damai antara AS dan Iran dilaporkan menunjukkan titik terang.

Pakistan, yang mengambil peran sebagai mediator, disebut-sebut berhasil membawa kedua negara ke arah terobosan diplomatis yang selama ini dinanti dunia.

Berdasarkan laporan Al Jazeera, optimisme ini mencuat setelah adanya laporan "kemajuan besar" terkait program nuklir Iran.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved