Viral QR Code BBM Subsidi Nonaktif, Pertamina Klaim Sedang Evaluasi Sistem
Belakangan viral pengguna QR Code BBM subsidi mengeluhkan QR-nya tak bisa digunakan. Beredar kabar, QR Code itu dihapus Pertamina.
TRIBUNJAMBI.COM - Belakangan viral pengguna QR Code BBM subsidi mengeluhkan QR-nya tak bisa digunakan.
Padahal sebelumnya QR Code mereka masih aktif dan bisa digunakan.
Beredar kabar, QR Code itu dihapus Pertamina.
Terkait kondisi ini, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menyebutkan jika Pertamina tengah mengevaluasi sistem penyaluran Pertalite (RON 90) dan Biosolar.
“Saat ini Pertamina Patra Niaga sedang melaksanakan evaluasi sistem melalui proses pembaruan dan penyesuaian data konsumen,” ujar Roberth dikutip dari Kompas.com, Sabtu (4/42026).
Pembaruan sistem sengaja dilakukan untuk mencocokkan data pengguna dengan kepemilikan kendaraan bermotor.
Tujuannya agar subsidi BBM lebih tepat sasaran.
"Kegiatan ini merupakan aktivitas rutin yang dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas data dan optimalisasi layanan distribusi BBM subsidi sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Roberth.
Evaluasi sistem berdampak pada data konsumen tidak aktif.
Ia mengimbau agar daftar ulang supaya bisa kembali mengakses BBM subsidi.
"Proses pendaftaran ulang dapat dilakukan seperti sebelumnya dengan proses yang mudah dan cepat sehingga masyarakat yang berhak dapat kembali menikmati layanan BBM subsidi dengan lancar,” jelasnya.
Baca juga: Jadwal Pesawat Jambi-Dabo Singkep Langsung Tanpa Transit, Harga Rp400 Ribuan
Baca juga: Propam Polda Jambi Sanksi Demosi Penyidik Terkait Kaburnya DPO Sabu 58 Kg
Pembelian BBM subsidi dibatasi
Sejak 1 April 2026, pembelian BBM subsidi jenis Pertalite dan Biosolar dibatasi per harinya.
Aturan ini tertuang dalam Keputusan Kepala BPH Migas Nomor 024/KOM/BPH.DBBM/2026.
Berikut rincian batas beli BBM subsidi.
Biosolar (Solar subsidi):
| Propam Polda Jambi Sanksi Demosi Penyidik Terkait Kaburnya DPO Sabu 58 Kg |
|
|---|
| Jadwal Pesawat Jambi-Dabo Singkep Langsung Tanpa Transit, Harga Rp400 Ribuan |
|
|---|
| 3 Prajurit TNI Jadi Korban Lagi di Lebanon, Terkena Ledakan di Fasilitas PBB |
|
|---|
| WNI Asal Solo Ungkap Harga BBM AS Melonjak 40 Persen: Tak Ada Imbauan Hemat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Pertamina-Patra-Niaga-Perluas-Pendataan-QR-Code-Pertalite.jpg)