Rabu, 8 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Internasional

Selat Hormuz Diblokade Iran, Prabowo Perintahkan Bahlil Berburu Pasokan Minyak Global

Presiden RI, Prabowo Subianto secara khusus memberikan instruksi darurat kepada Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia amankan stok energi nasional.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist
AMANKAN PASOKAN MINYAK - Kolase foto Presiden Prabowo Subianto, Bahlil Lahadalia dan peta Selat Hormuz. Presiden RI, Prabowo Subianto secara khusus memberikan instruksi darurat kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Perintah itu untuk mengamankan stok energi nasional di tengah bara konflik Amerika Serikat dan Israel melawan Iran yang kian tak terkendali. 

Ringkasan Berita:Dampak Penutupan Selat Hormuz
  • Prabowo instruksikan Bahlil cari pasokan minyak dunia usai Selat Hormuz tutup.
  • Pemerintah fokus amankan harga dan stok energi akibat perang Iran vs AS-Israel.
  • Bahlil optimalkan energi domestik antisipasi dampak krisis energi global.
  • Stok BBM nasional dipastikan aman meski geopolitik dunia sedang bergejolak.
  • Presiden desak tim ESDM cari alternatif negara pemasok minyak non-konflik.

 

TRIBUNJAMBI.COM - Krisis energi akibat penutupan Selat Hormuz oleh Iran memaksa Pemerintah Indonesia bergerak cepat. 

Presiden RI, Prabowo Subianto secara khusus memberikan instruksi darurat kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.

Perintah itu untuk mengamankan stok energi nasional di tengah bara konflik Amerika Serikat dan Israel melawan Iran yang kian tak terkendali.

Misi Berburu Minyak ke Seluruh Dunia

Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap macetnya jalur distribusi 20 juta barel minyak per hari di Teluk Persia. 

Bahlil Lahadalia mengungkapkan Presiden Prabowo tidak ingin ketahanan energi domestik goyah akibat ketergantungan pada jalur-jalur konvensional yang kini terjebak zona perang.

"Bapak Presiden semalam memerintahkan kepada saya dan tim untuk segera mencari pasokan-pasokan minyak kita dari hampir seluruh negara. Kemudian mengoptimalkan semua energi yang ada pada kita," ujar Bahlil saat meninjau pasokan BBM di SPBU Bolon, Colomadu, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2026).

Menjaga Stabilitas Harga di Tengah Gejolak

Pemerintah kini fokus pada tiga pilar utama: menjaga stabilitas harga, memperkuat cadangan nasional, dan menjamin kelancaran pasokan ke masyarakat. 

Baca juga: Donald Trump Beri 10 Hari ke Iran Buka Selat Hormuz atau Serang Aset Energi

Baca juga: 2 Jasad Misterius Gegerkan Jambi: Dari Tepi Jalan Hingga Pesisir Pantai

Meskipun dunia sedang dihantui kenaikan harga minyak mentah akibat blokade Hormuz, Bahlil Lahadalia menyatakan rasa syukurnya karena stok BBM di Indonesia saat ini masih dalam kondisi aman dan mencukupi.

Namun, Bahlil mengingatkan bahwa ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah adalah variabel yang sangat liar. 

Tanpa adanya jaminan kapan perang akan berakhir, optimalisasi energi alternatif di dalam negeri menjadi harga mati.

"Namun, kita harus menyadari bahwa kondisi geopolitik ini tidak ada seorang pun yang dapat meramal, bahkan dalam berbagai analisa itu rasanya sih kita berdoa agar bisa selesai perang dengan baik, cepat," pungkasnya.

Langkah responsif Presiden Prabowo dan Bahlil Lahadalia ini menjadi sinyal Indonesia tengah bersiap menghadapi skenario terburuk jika jalur pelayaran utama dunia tersebut terus ditutup dalam waktu lama.

Pernyataan Komisaris PT Pertamina

Sebelumnya, Komisaris PT Pertamina Hasan Nasbi menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah pada Rabu (25/3/2026).

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved