Israel vs Iran
AS-Israel Bingung Sosok Pengendali Iran, Keberadaan Mojtaba Khamenei Misterius
Amerika Serikat dan Israel kini dilaporkan kebingungan untuk mengidentifikasi siapa sebenarnya pemegang komando tertinggi di Iran.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ringkasan Berita:Perang Timur Tengah
- Intelijen AS & Israel bingung siapa pemegang kendali nyata di Iran saat ini.
- Mojtaba Khamenei tak pernah muncul publik sejak dilantik 9 Maret 2026.
- Pidato penting hanya dibacakan media pemerintah, memicu isu kesehatan.
- Rumor menyebut Mojtaba dievakuasi ke Rusia untuk operasi rahasia.
- Dubes Iran bantah kabar di Rusia & sebut itu bagian perang psikologis.
TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah lubang besar muncul dalam peta intelijen Barat di tengah berkecamuknya perang Timur Tengah.
Amerika Serikat dan Israel kini dilaporkan berada dalam kondisi kebingungan untuk mengidentifikasi siapa sebenarnya pemegang komando tertinggi di Iran.
Fokus utama kegelisahan ini tertuju pada sosok Mojtaba Khamenei, suksesor Ali Khamenei, yang keberadaannya kini dianggap misterius.
Pemimpin di Balik Layar: Hidup atau Sekadar Simbol?
Mojtaba Khamenei naik takhta sebagai Pemimpin Tertinggi pada 9 Maret 2026, menggantikan ayahnya yang tewas dalam agresi udara AS-Israel akhir Februari lalu.
Namun, pasca-pelantikan, putra kedua Ali Khamenei tersebut seolah raib ditelan bumi.
Menurut laporan Axios, absennya Mojtaba dari pandangan publik telah menjadi topik panas dalam pengarahan intelijen rutin Presiden AS Donald Trump.
Para pejabat senior di Gedung Putih mulai mempertanyakan validitas otoritas di Teheran.
Julukan "Pemimpin Baru yang Misterius" pun melekat padanya karena hingga detik ini, ia belum pernah menampakkan wajah secara langsung di hadapan rakyatnya.
Baca juga: Iran vs Israel, Jatuhnya F-15 di Teluk Arab
Baca juga: Besok Puncak Arus Balik, Pemudik Jambi Diimbau Hindari Penumpukan 24 Maret
Tanda tanya besar muncul karena dua pidato pentingnya—pernyataan perdana pada 12 Maret dan pesan Tahun Baru Persia (Nowruz) pada 20 Maret—hanya dibacakan oleh penyiar media pemerintah, bukan disampaikan melalui rekaman video atau pidato langsung.
Hal ini memicu spekulasi di media Israel dan AS bahwa Mojtaba mungkin belum memegang kendali penuh atas militer dan negara.
Isu Evakuasi ke Moskow dan Perang Psikologis
Spekulasi semakin liar dengan munculnya kabar bahwa Mojtaba telah dievakuasi secara rahasia ke Moskow, Rusia.
Ia dikabarkan menjalani operasi besar dan perawatan intensif di fasilitas medis yang berafiliasi dengan kediaman Presiden Vladimir Putin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20260323-Kolase-foto-Donald-Trump-Benjamin-Netanyahu-dan-Mojtaba-Khamenei.jpg)