Minggu, 10 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Idulfitri 1447 H

Pesan Idulfitri 1447 H dari Istiqlal: Rawat Kerukunan dan Berantas Korupsi

Khatib menekankan Idulfitri harus menjadi momentum untuk mengapresiasi sekaligus mendukung langkah nyata dalam mewujudkan kesejahteraan bangsa. 

Tayang:
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Tribunnews.com
SALAT IDUL FITRI - Umat Islam menunaikan salat Idul Fitri 1447 Hijriah secara berjamaah di Jalan Jatinegara Jakarta, Sabtu (21/3/2026). Warga muslim setempat biasanya melaksanakan shalat Idul Fitri maupun Idul Adha di samping kanan dan kiri Gereja Protestan Koinonia yang didirikan pada 1889 itu. 

Ringkasan Berita:Pesan Idulfitri 1447 H dari Istiqlal
  • Rektor UIN Sunan Kalijaga jadi khatib Idulfitri 1447 H di Masjid Istiqlal.
  • Apresiasi program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih.
  • Tekankan pentingnya moralitas dan integritas dalam menjalankan amanah negara.
  • Puji konsistensi pemerintah dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
  • Maknai Idulfitri sebagai simbol kemenangan untuk perdamaian dunia.

 

TRIBUNJAMBI.COM - Ribuan jemaah memadati Masjid Istiqlal untuk menunaikan Salat Idulfitri 1447 H pada Sabtu (21/3/2026). 

Dalam kesempatan khidmat tersebut, Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Noorhadi Hasan, yang bertindak sebagai khatib.

Khatib menyampaikan pesan mendalam mengenai integrasi nilai-nilai spiritual Idulfitri dengan komitmen kebangsaan dan kemanusiaan universal.

Noorhadi menekankan Idulfitri harus menjadi momentum untuk mengapresiasi sekaligus mendukung langkah-langkah nyata dalam mewujudkan kesejahteraan bangsa. 

Ia menyoroti berbagai program prioritas pemerintah yang dinilai krusial bagi masa depan Indonesia yang lebih adil dan sehat.

Apresiasi Program Strategis Nasional

Dalam khutbahnya, Noorhadi merinci beberapa kebijakan yang menyentuh langsung aspek fundamental masyarakat, mulai dari penguatan ekonomi hingga pemenuhan gizi.

"Program-program prioritas yang dijalankan pemerintah, seperti peningkatan kerukunan, pemberantasan korupsi, peningkatan mutu dan sarana-prasarana pendidikan, penguatan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Merah Putih, dan pemenuhan gizi masyarakat melalui Makan Bergizi Gratis," ujar Hasan di hadapan jemaah Istiqlal.

Ia menegaskan langkah-langkah ini merupakan fondasi penting menuju bangsa yang sejahtera. 

Baca juga: Makna Idulfitri 1447 H Bagi Jokowi: Kesabaran dan Memaafkan

Baca juga: Trump Amuk NATO, Sebut Macan Kertas Pengecut Hadapi Blokade Iran 

Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada integritas manusia yang menjalankannya. 

Menurutnya, dibutuhkan figur-figur yang bekerja dengan sungguh-sungguh serta menjunjung tinggi nilai moral dan amanah, baik dalam hubungan sesama manusia maupun menjaga keseimbangan alam.

Diplomasi Kemanusiaan dan Palestina

Selain isu domestik, Noorhadi juga menyoroti peran aktif Indonesia di panggung internasional, terutama terkait konsistensi dalam membela hak-hak kemanusiaan di kancah global.

"Oleh karena itu, kita juga patut mengapresiasi berbagai langkah diplomasi kemanusiaan yang terus diupayakan oleh pemerintah dalam mendukung terwujudnya perdamaian dunia, termasuk komitmen yang konsisten dalam memperjuangkan keadilan dan kemerdekaan bagi rakyat Palestina," tuturnya.

Langkah diplomasi ini, lanjut Hasan, tercermin dalam inisiatif diplomatik dan partisipasi aktif Indonesia di berbagai forum perdamaian internasional. 

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved