Sabtu, 11 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Batang Hari

Lokasi 21 Hot Spot dan 11 Fire Spot di Batang Hari, BPBD Ingatkan Ini

Dari Januari sampai Minggu lalu, untuk hotspot ada 21 titik, dan titik api ada 11, teman-teman juga sudah langsung turun ke lokasi.

Penulis: Khusnul Khotimah | Editor: Darwin Sijabat
tribunjambi/musawira
Karhutla kembali mengancam sejak Selasa (23/2/2021) kemarin di Batanghari dari pagi hingga malam hari titik api mulai terpantau.  

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi mencatat sebanyak 21 titik panas (hotspot) dan 11 titik api (fire spot) sejak Januari hingga pekan lalu, Jumat (20/3/2026). 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Batang Hari, Sholihin mengatakan sebagian titik api tersebut telah ditindaklanjuti oleh tim di lapangan. 

"Dari Januari sampai Minggu lalu, untuk hotspot ada 21 titik, dan titik api ada 11, teman-teman juga sudah langsung turun ke lokasi, katanya. 

Lebih lanjut ia menjelaskan, sebaran titik panas dan titik api tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Batang Hari

Berdasarkan data BPBD, Kecamatan Bajubang mencatat 5 hotspot dan 1 titik api.  

Kemudian Muara Tembesi terdapat 5 hotspot dan 2 titik api, Maro Sebo Ulu dengan 11 hotspot dan tidak ditemukan titik api

Sementara itu, untuk titik api, Muara Bulian terdapat 4 titik, Batin XXIV 1 titik, Maro Sebo Ilir 2 titik, dan Mersam 1 titik. 

Baca juga: Warga Muhammadiyah Kota Jambi Salat Idulfitri Pagi Ini

Baca juga: Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Syawal Idulfitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Namun demikian, jika ditotal berdasarkan rincian per kecamatan, jumlah hotspot mencapai 21 titik dan titik api tercatat sebanyak 11 titik. 

Ia juga menyebutkan bahwa pemicu utama munculnya kebakaran masih didominasi oleh faktor kelalaian manusia. 

"Untuk pemicu saat ini pada umumnya karena kelalaian masyarakat," jelasnya. 

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu, terutama saat panas meningkat. 

"Kami mengimbau kepada masyarakat, ketika cuaca panas, agar menghindari membakar lahan perkebunan karena bisa menyebabkan api besar," tegasnya. (Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah)

 

Simakk Berita Terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Niat dan Tata Cara Salat Ied Sendiri dan Berjemaah Beserta Sunah Idulfitri

Baca juga: Hujan Hambat Pemantauan Hilal di Gedung Mahligai Bank Jambi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved