Rabu, 6 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Idulfitri 1447 H

Pakistan dan Afganistan Libur Bertempur Sementara demi Sambut Idulfitri

Pakistan dan Afghanistan sepakat untuk menghentikan sementara pertempuran selama periode libur Idul Fitri pekan ini

Tayang:
Editor: Mareza Sutan AJ

Pada Oktober 2025, Pakistan melakukan serangan udara ke Afghanistan yang diklaim menyasar basis kelompok teror.

Serangan ini memicu bentrokan paling mematikan sejak Taliban kembali berkuasa di Afghanistan pada 2021.

Upaya mediasi sempat dilakukan oleh Qatar dan Turki pada periode yang sama, namun perundingan lanjutan yang dimediasi Arab Saudi gagal pada akhir 2025.

Sejak saat itu, bentrokan di wilayah perbatasan terus terjadi.

Pada 16 Februari, sebuah serangan bom bunuh diri menewaskan 11 personel keamanan Pakistan dan seorang anak di pos perbatasan.

Kemudian pada 22 Februari, Pakistan kembali melancarkan serangan udara ke wilayah timur dan tenggara Afghanistan dengan target kamp militan.

Pihak Afghanistan menyebut sedikitnya 18 orang, termasuk warga sipil, tewas dalam serangan tersebut.

Afghanistan kemudian menyatakan akan melakukan pembalasan, yang memicu eskalasi konflik lintas batas terbaru.

Hubungan TTP dan Taliban Afghanistan

Sejak awal berdirinya, Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP) menganggap dirinya sebagai bagian dari Taliban Afghanistan.

Kelompok ini merupakan organisasi militan terbesar di Pakistan dan telah ditetapkan oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat sebagai organisasi teroris asing.

Kemunculan TTP berkaitan erat dengan invasi Amerika Serikat ke Afghanistan pada 2001.

Sejumlah militan dari Pakistan yang sebelumnya bertempur bersama kelompok bersenjata di Afghanistan kemudian berbalik melawan pemerintah Pakistan setelah negara tersebut mendukung operasi kontra-terorisme Amerika Serikat.

Kelompok-kelompok ini kemudian menjadi cikal bakal TTP, sekaligus memberikan perlindungan bagi Taliban Afghanistan, al-Qaeda, serta kelompok militan lain yang melarikan diri dari Afghanistan.

Di bawah tekanan Amerika Serikat, Pakistan akhirnya menindak tempat-tempat perlindungan tersebut, yang justru mempererat hubungan antara militan Pakistan, Taliban Afghanistan, dan al-Qaeda.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved