Jumat, 24 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Viral

Daftar 43 SPPG Ditutup BGN Imbas Menu MBG Tak Layak, Jambi Masih Aman

Tindakan tegas diambil Badan Gizi Nasional dengan menghentikan operasional 43 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai

|
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
Tribunjambi.com/ist
Tindakan tegas diambil Badan Gizi Nasional dengan menghentikan operasional 43 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah karena terbukti menyajikan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar. 

TRIBUNJAMBI.COM – Tindakan tegas diambil Badan Gizi Nasional dengan menghentikan operasional 43 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah karena terbukti menyajikan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar.

Salah satu dapur yang ikut ditutup berada di wilayah Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Dapur SPPG tersebut dinilai tidak memenuhi ketentuan kualitas menu, khususnya dalam penyediaan hidangan selama Ramadan.

Keputusan penutupan ini merupakan tindak lanjut dari inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan BGN ke sejumlah titik yang sebelumnya dilaporkan masyarakat. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penyajian menu Ramadan yang dianggap tidak sesuai standar gizi dan operasional.

Dalam keterangan resminya pada Selasa (3/3/2025), BGN menyatakan bahwa langkah penutupan dilakukan setelah melalui serangkaian tahapan pemeriksaan. Proses tersebut meliputi verifikasi langsung di lapangan, pengecekan dokumen administrasi, hingga evaluasi menyeluruh terhadap kepatuhan operasional masing-masing dapur.

“Hasilnya per 3 Maret BGN resmi menutup 43 dapur SPPG di berbagai daerah. Penutupan ini dilakukan setelah proses verifikasi lapangan, pemeriksaan dokumen, serta evaluasi menyeluruh terhadap kepatuhan operasional,” demikian pernyataan resmi BGN.

Saat ini, secara nasional tercatat sekitar 24.000 dapur SPPG telah beroperasi untuk mendukung pelaksanaan program MBG. Dengan jumlah yang besar tersebut, pengawasan kualitas disebut menjadi prioritas agar makanan yang diterima penerima manfaat benar-benar layak konsumsi dan memenuhi standar gizi.

Baca juga: THR PNS 2026 Cair! Pemerintah Tegaskan Perusahaan Swasta Bayar Paling Lambat H-7 Lebaran

Baca juga: Kepala SD Ngamuk Ada Jeruk Busuk dan Sekrup di MBG Siswa: Saya Tidak Mau Terima!

BGN juga menegaskan bahwa penerima manfaat maupun orang tua siswa memiliki hak untuk menyampaikan keberatan apabila makanan yang diterima dinilai tidak layak. Aduan dapat disampaikan langsung ke dapur SPPG terkait atau melalui kanal resmi pengaduan BGN.

Masyarakat dapat menghubungi hotline 127 maupun layanan WhatsApp di nomor 0811-1000-8008 untuk melaporkan temuan di lapangan. Pemerintah memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti melalui mekanisme verifikasi dan evaluasi sesuai prosedur yang berlaku.

Langkah penutupan ini disebut sebagai bentuk komitmen menjaga mutu program MBG, sekaligus memastikan bahwa standar keamanan pangan dan kualitas gizi tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaannya.

Berikut 43 SPPG yang ditutup imbas penyajian menu MBG yang tidak sesuai dengan standar: 

Banten 

- SPPG Serang Anyar Kosambironyok 2

- SPPG Lebak Gunungkencana Sukanegar 

Jakarta 

- SPPG Jakarta Barat Cengkareng Cengkareng Barat 3 

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved