Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Nasional

Said Didu Bongkar 50 Nama Oligarki dalam Daftar Hitam Presiden Prabowo

Said Didu mengeklaim Presiden Prabowo ecara gamblang mengidentifikasi puluhan figur yang diduga menikmati praktik ekonomi menyimpang.

Tayang:
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist
Said Didu dan Presiden Prabowo Subianto 

Ringkasan Berita:Prabowo Subianto Blacklist 50 Nama Oligarki
  • Said Didu ungkap Prabowo kantongi 50 nama oligarki penghambat ekonomi negara.
  • Presiden beri pilihan: sadar secara sukarela atau diproses secara hukum.
  • Jika tetap membangkang, Prabowo ancam umumkan nama mereka agar dihukum rakyat.
  • Kerahasiaan daftar dijaga ketat demi mencegah perpecahan bangsa yang besar.
  • Said Didu yakin aksi Prabowo nyata dan bukan sekadar retorika politik semata.

 

TRIBUNJAMBI.COM - Tabir gelap mengenai siapa saja penguasa ekonomi yang merugikan negara mulai tersingkap.

Dalam wawancara eksklusif di program ROSI Kompas TV, Kamis (12/2/2026) malam, aktivis Said Didu mengungkapkan isi pertemuan empat jam bersama Presiden Prabowo Subianto yang membahas nasib para oligarki di Indonesia.

Said Didu mengeklaim Presiden Prabowo tidak hanya sekadar bicara retorika. Dalam pertemuan tersebut, sang Presiden secara gamblang mengidentifikasi puluhan figur yang diduga menikmati praktik ekonomi menyimpang.

“Saya catat empat halaman, termasuk nama-nama. Ada 50 nama, bahkan 10 di antaranya disebut lebih parah,” ujar Said Didu.

Menurut Said, Presiden telah mengantongi data akurat mengenai kelompok-kelompok yang menguasai sebagian besar aset nasional. Namun, Prabowo memilih langkah persuasif sebelum benar-benar menggunakan "pedang" hukum.

Peringatan Terakhir: Sadar atau Dihukum Rakyat

Meskipun telah mengetahui daftar pemain besar tersebut, Prabowo disebut tetap mengedepankan proses hukum yang bersih tanpa tekanan opini publik.

Namun, ada ancaman serius jika mereka tetap bersikap resisten terhadap perubahan.

Baca juga: Said Didu Patahkan Isu Prabowo Subianto Boneka Politik Jokowi

Baca juga: Menkeu Purbaya Bela Presiden Prabowo Soal MBG, Minta Tak Banyak Protes

Baca juga: Niat Pria Asal Semarang Bantu Bayar Utang Teman Rp198 Juta Berujung Bui, Ini Kisah Awal Mulanya

“Presiden bilang, orang-orang ini harus disadarkan. Kalau tidak mau sadar, hukum yang akan berjalan. Kalau masih bandel, akan saya umumkan kepada rakyat biar rakyat yang menghukum,” kata Said menirukan ucapan tegas Prabowo.

Menjaga Persatuan di Tengah Pembersihan

Salah satu alasan mengapa nama-nama tersebut belum diungkap ke publik adalah kekhawatiran Presiden akan stabilitas nasional.

Prabowo Subianto disebut lebih mencemaskan potensi perpecahan bangsa dibandingkan risiko politik bagi dirinya sendiri.

Said Didu yang sebelumnya sempat meragukan cara kerja pemerintah, kini mengaku yakin sepenuhnya setelah melihat data dan ketegasan Presiden secara langsung.

“Saya percaya 1000 persen pada niatnya. Setelah pertemuan itu, saya yakin ini bukan omon-omon,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved