Rabu, 29 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Tragedi PETI di Sarolangun

Update Tragedi Tebing PETI di Sarolangun Jambi Longsor: 8 Tewas, 4 Terluka

Rincian dari korban dalam tragedi tebing PETI longsor yakni delapan orang meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Darwin Sijabat
Tribunjambi.com
EVAKUASI korban longsornya tebing penambangan emas tanpa izin atau PETI di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Ada delapan orang meninggal dunia, empat orang luka-luka. 

Ringkasan Berita:PETI di Sarolangun Jambi Makan Korban
  • Korban PETI Sarolangun bertambah jadi 8 tewas dan 4 luka hingga Rabu pagi.
  • Longsor terjadi Selasa sore saat korban mendulang emas di dasar lubang.
  • Kapolres Sarolangun pimpin evakuasi langsung karena potensi korban bertambah.
  • Tanah labil pasca-hujan deras diduga jadi pemicu utama runtuhnya tebing.
  • Identitas 8 jenazah telah terdata dan dibawa ke rumah duka masing-masing.

 

TRIBUNJAMBI.COM - Korban jiwa akibat tragedi longsornya tebing penambangan emas tanpa izin atau PETI di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi terus bertambah. 

Hingga Rabu pagi (21/1/2026), tercatat sebanyak 12 orang menjadi korban dalam insiden maut tersebut.

Rincian dari korban dalam tragedi itu yakni delapan orang meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa sore sekitar pukul 17.00 WIB ini dipicu oleh kondisi tanah galian yang labil setelah diguyur hujan deras. 

Para korban diketahui tengah melakukan aktivitas 'nebeng' atau mendulang emas di dasar lubang saat tebing curam di atas mereka runtuh seketika tanpa peringatan.

Kapolres Terjun Langsung ke Lokasi 

Merespons situasi darurat tersebut, Kapolres Sarolangun, AKBP Budi Oktariansyah, turun langsung ke medan tambang yang sulit untuk memimpin proses evakuasi dan validasi data. 

Baca juga: Daftar Nama dan Asal 6 Korban Lubang PETI Longsor di Sarolangun Jambi

Baca juga: Istana Prihatin Usai Wali Kota Madiun dan Bupati Pati Kena OTT KPK

Baca juga: Kronologi Lengkap Guru di Kumpeh Jambi Dipolisikan Ortu Murid yang Ditegur saat Razia Rambut

Berdasarkan keterangan kepolisian, delapan korban tewas berinisial sebagai berikut:

  • K
  • T
  • SL
  • AA
  • O
  • SR
  • K
  • Serta satu orang kru dari saudara I, 

Semua korban tersebut telah dievakuasi ke rumah duka masing-masing.

"Sampai sekarang sudah ada 12 korban yang terdata, delapan meninggal dunia dan empat orang mengalami luka-luka," ungkap AKBP Budi Oktariansyah saat dikonfirmasi via seluler, Rabu (21/1/2026).

Potensi Korban Bertambah 

Ketidakpastian jumlah pekerja yang berada di dalam lubang saat kejadian membuat pihak kepolisian belum bisa memberikan angka final. 

Proses pencarian masih dilakukan secara intensif di bawah tumpukan material tanah yang tebal.

"Pagi ini kami turun langsung ke lokasi PETI untuk memimpin proses evakuasi dan memastikan keadaan di lapangan," tambah Kapolres.

Baca juga: Identitas Pemilik Tambang Emas Ilegal di Sarolangun Jambi yang Longsor, 8 Pekerja Tewas Tertimbun

Baca juga: Bupati Pati Kena OTT KPK, Sudewo Ngaku Tak Terlibat dan Dikorbankan

Sementara itu, empat korban selamat yang mengalami luka-luka berinisial IM, S, IS, dan satu orang lainnya kini tengah menjalani perawatan medis. 

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved