Selasa, 12 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Guru SMK di Tanjabtim Dikeroyok

Agus Saputra Ungkap Guru Lain Kerap Dapat Perlakuan Buruk dari Murid, Tapi Sekolah Bungkam

Agus mengungkapkan perlakuan buruk dari oknum siswa sebenarnya tidak hanya menyasar dirinya, melainkan juga dirasakan oleh rekan sejawatnya.

Tayang:
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Istimewa/ Kolase Tribun Jambi
Agus Saputra, guru di Jambi alami pengeroyokan oleh siswanya. Dia mengungkapkan jika tak hanya dirinya yang kerap mendapati perlakuan buruk dari para muridnya, namun sekolah bungkam. 

"Contoh kasus waktu itu di BAP di Polsek Berbak, mereka mengatakan hanya saya yang mendapatkan perlakuan buruk dari anak-anak Berbak, tapi sebenarnya semua guru (juga mengalami)," tegasnya lagi.

Bagi Agus, laporan ke Polda Jambi adalah jalan terakhir untuk menuntut keadilan transparan. 

Baca juga: Siswi Menangis, Guru SMKN 3 Tanjabtim Ungkap Rangkaian Hal Pemicu Pengeroyokan Guru Agus

Baca juga: Jejak Kontroversi Bupati Pati Sudewo, Mulai dari Lolos Pemakzulan Hingga Kena OTT KPK

Ia tidak ingin lagi ada musyawarah yang hanya menjadi kedok untuk menutupi borok pembiaran kekerasan di lingkungan pendidikan yang kini tengah ia perjuangkan.

Saling Lapor

Setelah guru Agus Saputra melaporkan kejadian viral pengeroyokan yang terjadi di lingkungan sekolahnya. Kini, siswa yang juga ada dalam video tersebut melapor ke Polda Jambi.

Siswa inisial LF pada Senin (19/1/2026) malam datang ke Polda Jambi didampingi keluarga dan kuasa hukumnya.

Berdasarkan pantauan Tribunjambi.com, siswa dan kuasa hukumnya tiba di Polda Jambi sekitar pukul 20.50 WIB.

Mereka langsung masuk ke ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) untuk melakukan laporan kasus ini.

"Iya, kita akan laporan dulu," kata Kuasa Hukum, Dian Burlian.

Sebelumnya, Agus Saputra Guru di SMK Negeri Tanjung Jabung Timur juga sudah melapor ke Polda Jambi pada Kamis (15/1/2026).

Agus didampingi kakaknya, datang ke Polda Jambi sekitar pukul empat sore dan melakukan pembuatan laporan polisi hampir empat jam.

Kakak kandung Agus, Nasir mengatakan bahwa langkah hukum ini diambil karena adiknya merasa dirugikan terlebih secara mental setelah kasus ini viral di sosial media.

"Kondisi adik saya sedikit pusing, kita bikin laporan dari jam  empat sore. Adik saya dirugikan secara mental dan sikis terlebih di medsos. Karena kita warga negara kita berhak melapor," kata Nasir pada Kamis (15/1/2026) malam.

Ia mangatakan bahwa pasca kejadian Aus telah melakukan visum. Di mana ada beberapa luka lebam di tubuhnya yang juga akan menjadi bukti untuk  pihak kepolisian.

"Sudah ada visum dan ada bekas lebam," ujarnya.

Guru Agus Saputra Istirahat Sementara

Pascapengeroyokan oleh sejumlah siswa, guru SMKN 3 Tanjung Jabung Timur, Agus Saputra, untuk sementara waktu tidak menjalankan aktivitas mengajar.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved