Berita Nasional
Daftar 5 Buron KPK yang Belum Tertangkap jelang 2025 Berakhir
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan daftar buronan atau Daftar Pencarian Orang (DPO).
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan daftar buronan atau Daftar Pencarian Orang (DPO).
Hingga menjelang akhir 2025, tercatat lima orang yang masuk DPO KPK dan belum berhasil ditangkap.
Kelima buronan tersebut tersangkut berbagai perkara korupsi, mulai dari dugaan pemberian hadiah kepada penyelenggara negara hingga kasus besar korupsi Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.
Bahkan, salah satu DPO telah buron sejak 15 Juni 2017, menjadikannya sebagai buronan terlama KPK.
Berikut daftar DPO KPK yang hingga 2025 masih dalam pelarian, sebagaimana dikutip dari kpk.go.id, Senin (29/12/2025):
1. Kirana Kotama alias Thay Ming
Kirana Kotama tercatat sebagai buronan KPK sejak 15 Juni 2017.
Ia diduga terlibat tindak pidana korupsi berupa pemberian hadiah terkait penunjukan Ashanti Sales sebagai agen eksklusif PT PAL Indonesia (Persero) dalam pengadaan kapal SSV untuk Pemerintah Filipina pada 2014.
Pria kelahiran Probolinggo, 20 November 1949 ini kini berusia 76 tahun.
Dalam kasus tersebut, Kirana dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.
2. Emylia Said
Emylia Said merupakan perempuan kelahiran Jakarta, 2 Januari 1971, dan kini berusia 54 tahun.
Ia masuk dalam daftar buronan KPK sejak 30 Mei 2022. Emylia diduga memberikan hadiah atau janji kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara bersama Herwansyah, dalam perkara dugaan pemalsuan surat terkait sengketa hak ahli waris PT Aria Citra Mulia.
Atas perbuatannya, Emylia disangkakan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.
3. Herwansyah
| Penjelasan Resmi Kemhan soal Isu RI Beli 42 Jet Tempur J-10 dari Cina |
|
|---|
| Megawati Soekarnoputri: Saya Lihat Ini Negara Makin Hari kayak Poco-Poco |
|
|---|
| Jambi Panen Besar Jika Kapal yang Melintasi Selat Malaka Dipajaki, Lebih Strategis dari Selat Hormuz |
|
|---|
| Rekam Jejak, Peran dan Modus DPO Pencuri Baterai Tower di 43 Lokasi, Termasuk Jambi |
|
|---|
| DPO Spesialis Pencuri Baterai Tower Jambi hingga Bengkulu Diringkus di Sumsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20221213-gedung-kpk.jpg)