Natal 2025
Perdamaian dari Lebanon hingga Palestina Jadi Pesan Natal Perdana Paus Leo XIV
Paus Leo XIV menggunakan pesan Natalnya di Urbi et Orbi untuk memperbarui seruannya untuk perdamaian, dialog, dan tanggung jawab.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
TRIBUNJAMBI.COM - Dalam pidato Natalnya di Urbi et Orbi, Paus Leo XIV memperbarui seruannya untuk perdamaian, mengingatkan dunia bahwa perdamaian adalah anugerah Tuhan dan tanggung jawab bersama umat manusia.
Pesan itu disampaikannya pada momen Natal 2025.
Saat perang terus melukai dunia, Paus Leo XIV menggunakan pesan Natalnya di Urbi et Orbi untuk memperbarui seruannya untuk perdamaian, dialog, dan tanggung jawab, dengan beralih ke wilayah-wilayah di mana kekerasan dan ketidakstabilan terus merenggut nyawa orang-orang yang tidak bersalah.
Doa untuk Perdamaian
Paus berdoa untuk “keadilan, perdamaian, dan stabilitas bagi Lebanon, Palestina, Israel, dan Suriah,” dan mendesak agar janji perdamaian yang berakar pada kebenaran diperbarui.
Ia secara khusus memohon untuk Ukraina, meminta agar “suara senjata berhenti,” dan agar semua pihak yang terlibat, dengan dukungan komunitas internasional, menemukan keberanian untuk terlibat dalam “dialog yang tulus, langsung, dan penuh hormat.”
Mengingat konflik yang berisiko dilupakan, Paus Leo XIV menyatakan kedekatannya kepada para korban perang dan kekerasan di Sudan, Sudan Selatan, Mali, Burkina Faso, dan Republik Demokratik Kongo, serta kepada semua orang yang menderita akibat ketidakadilan, ketidakstabilan politik, penganiayaan agama, dan terorisme.
Paus juga berdoa untuk Haiti, menyerukan diakhirinya kekerasan dan kemajuan di jalan perdamaian dan rekonsiliasi.
Ia juga memohon perdamaian untuk Myanmar, meminta agar negara itu dibimbing menuju rekonsiliasi dan harapan, terutama untuk generasi mudanya.
Baca juga: Natal 2025 di Kota Jambi, Sekitar 12 Ribu Umat Katolik Ikuti Misa
Baca juga: Respons Roy Suryo Usai Jokowi Enggan Beri Maaf: Tidak Berpengaruh, Saya Fokus Fakta Hukum
Baca juga: Klarifikasi Aura Kasih Terkait Isu Hubungan Spesial dengan Ridwan Kamil: Bantah, Kumpulkan Bukti
Beralih ke Amerika Latin, ia mendorong mereka yang memiliki tanggung jawab politik untuk memberi ruang bagi dialog demi kebaikan bersama, daripada perpecahan ideologis dan partisan.
Paus juga berdoa untuk pemulihan "persahabatan kuno" antara Thailand dan Kamboja, dan mempercayakan kepada Tuhan rakyat Asia Selatan dan Oseania, yang telah sangat terdampak oleh bencana alam baru-baru ini, menyerukan komitmen yang diperbarui untuk membantu mereka yang menderita.
Makna Sejati Natal
Di tengah konflik ini, Paus Leo XIV mengingatkan kembali makna Natal, dengan menyatakan bahwa “hari ini, kedamaian sejati telah turun kepada kita dari surga.”
Mengutip Santo Leo Agung, ia menegaskan bahwa “kelahiran Tuhan adalah kelahiran perdamaian.”
Merenungkan Kelahiran Yesus, Paus mengingatkan bahwa Yesus “lahir di kandang karena tidak ada tempat bagi-Nya di penginapan,” dan bahwa Putra Allah, “melalui siapa segala sesuatu diciptakan,” tidak diterima.
“Karena kasih,” kata Paus, Kristus “menerima kemiskinan dan penolakan, mengidentifikasi diri-Nya dengan mereka yang dibuang dan dikucilkan.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20251226-Pasu-Leo-XIV-beri-berkat-Natal-2025-kepada-umat.jpg)