Berita Internasional
Pilu Penembakan Massal di Acara Keluarga, 4 Orang Tewas
Penembakan di sebuah ballroom yang digunakan untuk acara keluarga di Stockton, California, Amerika Serikat (AS), pada Sabtu (29/11/2025).
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM -Penembakan terjadi di sebuah ballroom yang digunakan untuk acara keluarga di Stockton, California, Amerika Serikat (AS), pada Sabtu (29/11/2025).
Aparat penegak hukum setempat menyatakan, insiden ini menewaskan empat orang dan melukai 10 korban lainnya.
Dikutip dari ABC News, Juru Bicara Kantor Sheriff San Joaquin, Heather Brent, menuturkan bahwa korban terdiri dari anak-anak dan orang dewasa.
Ia mengatakan masih terlalu dini untuk membuka identitas para korban.
“Namun, dia masih enggan untuk merilis daftar korban tewas maupun luka-luka.”
Brent juga mengungkapkan adanya dugaan kuat bahwa acara tersebut menjadi target penyerangan.
Aparat disebut masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti di lokasi kejadian.
“Indikasi awal menunjukkan ini mungkin merupakan insiden yang ditargetkan.
Namun, penyelidikan masih berlangsung sehingga informasi yang saya sampaikan masih terbatas,” katanya dalam konferensi pers.
Keterangan serupa disampaikan Wakil Wali Kota Stockton, Jason Lee. Ia menyebut peristiwa tersebut terjadi pada sebuah pesta ulang tahun yang dihadiri keluarga dan kerabat.
“Terpisah, Wakil Wali Kota Stockton, Jason Lee, menuturkan bahwa penembakan terjadi saat sebuah pesta ulang tahun.”
Lee mengatakan telah berkoordinasi dengan aparat keamanan agar investigasi dilakukan secara intensif dan transparan.
“Saya sedang berkoordinasi dengan staf dan petugas keamanan publik untuk memahami secara pasti apa yang terjadi, dan saya akan mendesak agar jawaban diberikan,” jelasnya dikutip dari postingan di akun Facebooknya.
Polisi setempat memperoleh laporan penembakan sekitar pukul 18.00 waktu setempat.
Laporan awal menyebutkan bahwa peristiwa terjadi di dalam ruang pesta yang terhubung dengan area parkir ballroom.
| Dirjen WHO di Depan Kapal Hondius: Hantavirus bukan Covid |
|
|---|
| Iran Semprot Austria: Tuduhan Serangan ke UEA Gegabah dan Terhasut Hoaks |
|
|---|
| Kecewa Jadi Alasan Trump Tarik Pasukan AS dari Eropa: Waktu Kita Butuh, Mereka tak Ada |
|
|---|
| Cibir Aktivis Flotilla, PM Israel Netanyahu: Kalian Hanya Bisa Lihat Gaza di YouTube |
|
|---|
| Bahrain Depak 69 Warga Pro Iran, Raja Hamad: Keamanan Nasional Harga Mati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20230927-Garis-Polisi.jpg)