Berita Viral
Heboh Pegawai Rumah Sakit Pesta Sabu di Kosan, Ada Satpam hingga Sopir
Pegawai RSUD ditangkap polisi karena terlibat penyalahgunaan sabu di sebuah rumah kos di Kelurahan Pejagan, Kabupaten Bangkalan.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM -Tiga pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamrabu Bangkalan ditangkap polisi karena terlibat penyalahgunaan narkoba jenis sabu di sebuah rumah kos di Kelurahan Pejagan, Kabupaten Bangkalan.
Ketiganya diketahui berprofesi sebagai sopir ambulans dan satpam di rumah sakit tersebut.
Kasat Reserse Narkoba Polres Bangkalan, Iptu Kiswoyo Supriyanto, menjelaskan, para pelaku masing-masing bernama Mohammad Zubairi (33), Yovi Nurcahyono (25), dan Nur Risqi Ghufroni (24).
Mereka ditangkap saat sedang menggunakan sabu bersama pada Kamis (6/11/2025).
“Ketiganya kami amankan di salah satu rumah kos ketika sedang asyik menggunakan sabu.
Dari tangan mereka, kami temukan satu set alat hisap dan pipet kaca berisi sisa sabu seberat 1,98 gram,” ujar Kiswoyo.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan, para pelaku sudah dua kali mengonsumsi sabu.
Mereka mengaku membeli barang haram tersebut secara patungan setiap Kamis dengan iuran masing-masing Rp 50.000.
“Mereka patungan untuk membeli sabu, kemudian digunakan bersama-sama di tempat kos,” tambah Kiswoyo.
Ketiga pelaku kini diamankan di Polres Bangkalan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih menelusuri dari mana para pelaku mendapatkan barang tersebut.
Sementara itu, Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan, dr Farhat Suryaningrat, menegaskan bahwa pihak rumah sakit telah memberikan sanksi tegas berupa pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada ketiga pegawai tersebut.
“Ini pelanggaran etik berat. Ketiganya sudah kami pecat,” kata Farhat.
Ia juga menambahkan bahwa setelah kejadian itu, pihaknya langsung melakukan tes urine kepada seluruh karyawan rumah sakit sejak Senin (4/11/2025) hingga Kamis (6/11/2025).
“Kami ingin memastikan tidak ada lagi pegawai yang terlibat penyalahgunaan narkoba.
Tes ini kami lakukan secara menyeluruh,” ujarnya.
| Skandal Bea Cukai Terbongkar, Data Rahasia Negara Diduga Bocor, Importir Bebas Masuk RI |
|
|---|
| Saat Dadan Hindayana dan Pejabat Lain Tersandung Kasus MBG, Mengapa Nanik S Deyang Tak Terlibat? |
|
|---|
| 84 Siswa Tumbang usai Makan MBG, Belasan Masih Dirawat Intensif |
|
|---|
| Misteri di Balik Surat Sony Sonjaya kepada Nanik, Ditulis Setelah Ditetapkan Tersangka |
|
|---|
| 7 Bantuan yang Siap Masuk ke KPM di Bulan Juni 2026, Cek Rekening Para Penerima |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Pegawi-RSUD-ditangkap.jpg)