Berita Viral
Sorot Senter Nelayan bikin Pajri Emosi, Pria itu Roboh Diterjang Peluru Senapan Angin
Warga bernama Rocky Marchiano ditemukan tewas dalam kondisi terbungkus karung akibat ditembak pemilik kebun.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM – Seorang warga bernama Rocky Marchiano ditemukan tewas dalam kondisi terbungkus karung.
Dia tewas di area kebun sawit di Desa Ngulak III, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.
Korban diduga menjadi korban penembakan oleh pemilik kebun, Muhammad Pajri (45), seorang aparatur sipil negara (ASN), bersama anaknya berinisial TH yang masih berstatus pelajar.
Peristiwa ini berawal dari keresahan Pajri terhadap maraknya pencurian buah sawit di kebunnya.
Beberapa waktu terakhir, ia mengaku sering kehilangan hasil panen.
Pada malam kejadian, Pajri bersama anaknya berjaga di sekitar kebun untuk mengantisipasi pencurian.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Johannes Bangun, menjelaskan bahwa tersangka Pajri mengaku memergoki seseorang yang diduga sedang menyenteri buah sawit di kebun miliknya.
“Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku merasa geram karena sudah beberapa kali kehilangan buah sawit. Saat berjaga malam, ia memergoki korban sedang berada di kebunnya,” ujar Johannes, Senin (27/10/2025).
Menurut keterangan penyidik, situasi di lokasi kejadian sempat tegang. Pajri kemudian mengambil senapan angin miliknya dan menembak ke arah korban.
Tembakan tersebut mengenai tubuh Rocky hingga menyebabkan korban meninggal dunia di tempat.
“Setelah kejadian, tersangka menembak korban menggunakan senapan angin kaliber besar,” tambah Johannes.
Setelah memastikan korban meninggal, Pajri tidak melapor ke pihak berwajib.
Ia justru diduga meminta bantuan anaknya, TH, untuk memindahkan dan menyembunyikan jasad korban.
Korban kemudian ditemukan warga dalam kondisi terbungkus karung di sekitar area kebun sawit tersebut.
Tim penyidik yang datang ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti.
Di antaranya satu pucuk senapan angin kaliber besar, satu kantong plastik berisi proyektil kaliber 9,5 mm, dan sepasang sepatu bot yang diduga digunakan tersangka saat kejadian.
Polisi juga telah membawa jasad korban ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian.
Sementara kedua tersangka, Muhammad Pajri dan anaknya TH, kini telah diamankan di Polda Sumatera Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Penyidik masih mendalami motif dan peran masing-masing tersangka dalam kasus ini.
Proses penyidikan terus berjalan untuk melengkapi berkas perkara,” kata Johannes.
Kasus ini mendapat perhatian publik karena melibatkan hubungan ayah dan anak dalam dugaan tindak pidana pembunuhan.
Polisi menegaskan bahwa tindakan main hakim sendiri tidak dibenarkan secara hukum, dan setiap dugaan pencurian seharusnya dilaporkan kepada aparat berwenang.
Artikel diolah dari Sripoku
Baca juga: Balas Dendam Berdarah KKB Papua: 4 Warga Nabire Jadi Korban Tembak, 1 Tewas
| Sepak Terjang John Kei Kembali Jadi Sorotan, Terkait Tewasnya Nus Kei di Bandara |
|
|---|
| Cair Bansos PKH dan Sembako Triwulan II Bulan April 2026, Begini Cara Cek via NIK |
|
|---|
| Menkeu Purbaya Tegaskan Pajak Kendaraan Listrik Tak Naik, Ini Skema Barunya |
|
|---|
| Lowongan Kerja di Jambi Hari Ini Rabu 22 April 2026, Dibutuhkan Tamatam SMA hingga S1 |
|
|---|
| Tinggal Dua Hari Lagi, Lowongan Kerja Manager Kopdes. Lulus Jadi Karyawan BUMN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/BORGOL-KENO.jpg)