Berita Merangin
Bupati M Syukur Minta OPD Percepat Persiapan Sekolah Rakyat
Pemkab Merangin mendukung pembangunan Sekolah Rakyat dengan target selesai pada 20 Juni 2026.
Penulis: FRENGKY WIDARTA | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin terus mematangkan persiapan menjelang pembangunan Sekolah Rakyat.
Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan proses pematangan lahan yang meliputi pembukaan akses jalan dan land clearing (pembersihan lahan), yang digelar di Ruang Rapat Kolonel H M Syukur, Kantor Bupati Merangin, Kamis (4/6/2026).
Rakor dipimpin langsung Bupati Merangin, M Syukur, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, di antaranya Bappeda, BPKAD, PUPR, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, DPMPTSP-TK, Dinas Perhubungan, BPN, dan PDAM.
Dalam arahannya, M Syukur menegaskan agar seluruh OPD terkait tidak mengulur waktu dan segera bersinergi di lapangan. Pasalnya, Pemkab Merangin tengah mengejar agenda strategis tingkat pusat dalam waktu dekat.
"Saya minta kepada seluruh OPD terkait untuk mempercepat proses pematangan lahan ini. Segala kendala teknis tolong segera diselesaikan, karena minggu depan saya dijadwalkan bertemu langsung dengan Menteri Sosial untuk mematangkan program Sekolah Rakyat ini," ujar M Syukur.
Sementara itu, Kepala DSPPPA Kabupaten Merangin, Abdul Lazik, saat dikonfirmasi usai rapat memaparkan status legalitas dan teknis lahan yang akan digunakan untuk proyek tersebut.
"Untuk keseluruhan kesiapan Sekolah Rakyat ini, luas lahan yang disiapkan mencapai 8 hektare. Lahan ini sudah diserahkan dan dilakukan pemecahan dari luas sebelumnya 12 hektare," ungkap Abdul Lazik.
Terkait tantangan utama yang dihadapi saat ini, Lazik menjelaskan fokus pemerintah daerah adalah memastikan kesiapan infrastruktur dasar agar pihak kementerian dapat segera memulai tahapan konstruksi fisik.
"Tantangan kita saat ini adalah kesiapan pemerintah daerah menuju tahapan pembangunan. Pihak terkait diminta segera membuka akses jalan sepanjang 80 meter serta melakukan pembersihan lahan atau land clearing," tambahnya.
Mengingat pentingnya program tersebut bagi masyarakat Merangin, M Syukur menetapkan tenggat waktu yang ketat bagi pengerjaan fisik di lapangan.
"Berdasarkan hasil rapat dan instruksi langsung dari Pak Bupati, target penyelesaian diminta paling lambat pada 20 Juni seluruh pekerjaan sudah selesai," tutupnya.
(Tribunjambi.com/Frengky Widarta)
Baca juga: Total 4 Haji Jambi Meninggal saat Musim Haji 2026, Terbaru Haji Asal Merangin Meninggal di Mekkah
| Jemaah Haji Asal Merangin Jambi Meninggal di Makkah Akibat Serangan Jantung |
|
|---|
| Diduga Masalah Asmara dengan Istri Oknum TNI, Pria di Merangin Dianiaya |
|
|---|
| Pemuda di Merangin Diduga Dianiaya Oknum TNI, Luka -luka Lebam di RSUD Abunjani |
|
|---|
| Bupati dan Wabup Merangin Hadiri Akad Nikah Putri Sekda Zulhifni |
|
|---|
| Pemkab Merangin Kembali Raih Opini WTP atas LKPD 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/M-Syukur-Sekolah-Rakyat-1.jpg)