Sabtu, 11 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Merangin

M Syukur Buka Puasa Bersama Kades, BPD, dan OKP, Tekankan Program Strategis Pro Rakyat

Bupati Merangin M Syukur menggelar buka puasa bersama seluruh kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan organisasi kepemudaan.

Penulis: FRENGKY WIDARTA | Editor: asto s
Tribunjambi.com/FRENGKY WIDARTA
Bupati Merangin M Syukur menggelar buka puasa bersama seluruh kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan organisasi kepemudaan (OKP) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Merangin, Selasa (17/3/2026). 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Bupati Merangin M Syukur menggelar buka puasa bersama seluruh kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan organisasi kepemudaan (OKP) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Merangin, Selasa (17/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, M Syukur menegaskan agar seluruh kepala desa, BPD, dan OKP bersinergi memastikan setiap program pemerintah daerah berjalan optimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat desa.

Turut hadir Wakil Bupati Merangin Abdul Khafidh, Ketua TP PKK Merangin Lavita Syukur, Ketua DWP Merangin Sri Rejeki, Kepala Dinas Kominfo Merangin Ahmad Khoirudin, Ketua APDESI Provinsi Jambi Samsul Fuad, Ketua APDESI Kabupaten Merangin Abu Bakar Acang, para ketua OKP, kepala desa, serta anggota BPD se-Kabupaten Merangin.

Dalam sambutannya, M Syukur meminta para kepala desa lebih proaktif mengawal program strategis Tahun Anggaran 2026, terutama yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu.

“Saya mohon bantuan bapak-bapak kepala desa, manfaatkan program pemerintah ini sebaik-baiknya untuk masyarakat. Jangan sampai ada warga yang terabaikan hanya karena masalah administrasi atau kurangnya informasi,” ujar M Syukur.

Ia juga menyampaikan, Pemkab Merangin menambah 10.000 kuota Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) pada 2026, sehingga total mencapai 20.000 kuota sejak 2025.

“Secara hitungan, seharusnya tidak ada lagi warga yang tidak memiliki jaminan kesehatan. Kepala desa harus mengerahkan operator desa agar layanan ini benar-benar sampai kepada masyarakat miskin,” katanya.

Di bidang pendidikan, Pemkab Merangin mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,2 miliar pada 2026 untuk membantu mahasiswa yang kesulitan membayar biaya kos serta pengadaan perangkat belajar seperti laptop.

Selain itu, pemerintah daerah juga meluncurkan program bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa dari keluarga tidak mampu, guna mencegah angka putus sekolah dan menghindari rasa rendah diri akibat keterbatasan fasilitas belajar.

M Syukur juga meminta kepala desa, BPD, dan OKP aktif menyosialisasikan program kursus bahasa asing bagi generasi muda sebagai persiapan menghadapi persaingan global dalam 15 tahun ke depan.

“Ke depan, kekayaan alam bisa habis, tetapi ilmu pengetahuan akan tetap abadi,” ujarnya.

Di sektor infrastruktur, M Syukur mengakui adanya tantangan akibat pemotongan anggaran pusat sebesar Rp240 miliar pada 2026. Meski demikian, perbaikan jalan tetap menjadi prioritas melalui strategi pengelolaan anggaran yang kreatif.

“Pemkab Merangin telah membeli dua unit alat berat, yakni grader dan bomag. Silakan kepala desa menyiapkan material. Prinsipnya, meskipun belum semua jalan bisa diaspal karena keterbatasan dana, tidak boleh ada lagi jalan yang tidak bisa dilalui masyarakat,” tegasnya. (Tribunjambi.com/Frengky Widarta)

Baca juga: Besok Kantor Cabang Bank Jambi Buka, Operasional Terbatas selama Idul Fitri

Baca juga: Hari Ini Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1447 H, Di Jambi Hilal Dipantau di Rooftop Gedung Mahligai

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved