Kamis, 11 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Karhutla Jambi

122 Hektare Hutan dan Lahan Jambi Terbakar sejak Awal Tahun

BPBD) Provinsi Jambi mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Jambi telah mencapai sekitar 122 hektare sejak Januari 2026.

Tayang:
Penulis: tribunjambi | Editor: Mareza Sutan AJ
Tribunjambi.com/Syrillus Krisdianto
APEL SIAGA KARHUTLA - Sejak awal tahun, tercatat ada 122 hektare hutan dan lahan terbakar. Pemprov Jambi memperkuat mitigasi karhutla dengan operasi modifikasi cuaca dan kesiapsiagaan lintas sektor menghadapi musim kemarau serta El Nino. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Jambi telah mencapai sekitar 122 hektare sejak Januari 2026.

Kebakaran tersebut terjadi di sejumlah daerah yang selama ini dikenal rawan Karhutla.

Menyikapi kondisi tersebut, Gubernur Jambi meminta BPBD Provinsi Jambi untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau.

Kepala BPBD Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, mengatakan pelaksanaan OMC direncanakan berlangsung pada 12 Juni 2026.

“Karena di atas tanggal 13 hingga 14 Juni, kalau memang nanti masih ada bibit siklonnya yang harus kita lakukan OMC, Pak Gubernur nanti minta dilakukan OMC.

"Tapi kalau tidak ada, artinya tim pasukan darat sudah harus masuk. Artinya bibit itu udah enggak ada, jadi enggak bisa kita lakukan OMC,” katanya, Rabu (10/6/2026).

Menurut Bachyuni, kegiatan modifikasi cuaca sebelumnya telah dilakukan oleh PT Wira Karya Sakti (WKS) sebanyak sekitar 20 kali penerbangan sejak 16 Mei hingga 6 Juni 2026.

“Sekarang ini OMC dulu, habis kemarin hari Sabtu, disambung oleh BNPB. BNPB akan nyambung sampai tanggal 12.

"Nah, itu untuk membasahi seluruh wilayah Provinsi Jambi ya, baik itu mineral maupun itu gambut. Tapi prioritas pertamanya adalah di daerah gambut,” jelasnya.

Selain operasi modifikasi cuaca, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga memberikan dukungan berupa dua unit helikopter untuk penanganan Karhutla di Jambi.

“Dalam jenis Kamov itu, water bombing itu yang bisa diangkut airnya itu kurang lebih 4,5 sampai 5 ton. Itu sudah ada di Jambi dan siap dioperasikan,” tuturnya.

Bachyuni menjelaskan, berdasarkan informasi dari BMKG, kondisi cuaca ke depan diperkirakan semakin panas seiring memasuki siklus El Nino.

Karena itu, sejumlah daerah di Jambi telah menetapkan status siaga darurat Karhutla.

“Kalau yang hari ini yang saya terima laporannya, itu Batang Hari, Muaro Jambi, Tanjab Timur, Tanjab Barat.

"Ada berapa daerah lagi juga, tapi hampir semua daerah sudah diarahkan oleh Bapak Gubernur untuk daerah yang rawan, kecuali Sungai Penuh dan Kerinci serta Kota Jambi, untuk segera menaikkan status supaya nanti satu komando,” terangnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved