Kamis, 11 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Jemaah Haji Jambi Tiba Malam Hari, Kemenhaj Ingatkan Kondisi Psikologis

Kemenhaj Provinsi Jambi merilis jadwal kepulangan jemaah haji yang dimulai pertengahan Juni dengan mayoritas kedatangan berlangsung pada malam hari.

Tayang:
Tribunjambi.com/Syrillus Krisdianto
KEPULANGAN HAJI-Kemenhaj Provinsi Jambi merilis jadwal kepulangan jemaah haji yang dimulai pertengahan Juni dengan mayoritas kedatangan berlangsung pada malam hari. Hal ini disampaikan dalam rapat kepulangan jemaah haji, Selasa (9/6/2026). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jambi secara resmi merilis jadwal kepulangan jemaah haji yang direncanakan dimulai pada pertengahan Juni mendatang.

Berdasarkan skema yang disusun, mayoritas jemaah dijadwalkan tiba di Asrama Haji Jambi pada waktu malam hari, yang menuntut kesiapan ekstra dari seluruh petugas.

Terkait hal itu, Kepala Kanwil Kemenhaj Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, mengatakan Kloter BTH 13 akan menjadi rombongan pertama yang berangkat dari Arab Saudi pada 15 Juni mendatang.

Kloter tersebut dijadwalkan masuk ke Aula Asrama Haji Jambi pada Selasa, 16 Juni pukul 20.20 atau 20.35 WIB.

Setelah jeda beberapa hari, kepulangan akan berlanjut untuk kloter-kloter berikutnya, di mana sebagian besar jadwal pendaratan terjadi antara pukul 19.00 hingga tengah malam. 

Tercatat hanya Kloter BTH 23 yang memiliki jadwal unik karena diperkirakan tiba pada subuh hari sekitar pukul 05.50 WIB.

“Artinya dari jadwal ini kita akan menerima jemaah dan mengulangkan jemaah itu pada malam hari,” katanya, pada Selasa (9/6/2026).

Pihaknya juga memberikan perhatian khusus pada kondisi psikologis jemaah saat tiba di tanah air. Setelah melalui perjalanan panjang, jemaah diprediksi akan mengalami kelelahan fisik yang berdampak pada stabilitas emosional mereka. 

“Kita menyadari bahwa ada kondisi psikologi. Pertama, lelah. Kedua, pengen cepat ketemu dengan keluarga,” ujarnya. 

Wahyudi menjelaskan, selain faktor psikologis, aspek keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama. 


Kemenhaj tetap memberlakukan rentang waktu tunggu (space) selama lima jam di Batam setelah pesawat dari Arab Saudi mendarat sebelum jemaah diterbangkan menuju Jambi. 

Hal itu dilakukan demi menjamin keselamatan dan ketenangan jemaah selama proses transit.

“Keputusan ini juga didasarkan pada evaluasi fase keberangkatan lalu, di mana faktor cuaca sempat menjadi kendala krusial yang menyebabkan keterlambatan penerbangan,” jelasnya.

Menurutnya, dengan koordinasi yang lebih matang antara tim medis dari Balai Kekarantinaan Kesehatan, Dinas Perhubungan, dan Imigrasi, Wahyudi berharap proses pemulangan tahun ini dapat berjalan lebih tertib dan tenang. (Tribun Jambi/Syrillus Krisdianto)

Baca juga: Jemaah Haji Asal Merangin Jambi Meninggal di Makkah Akibat Serangan Jantung

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved