Berita Jambi
Transaksi Digital di Jambi Meningkat, BRI Gencar Perluas Penggunaan QRIS
Penggunaan QRIS di Jambi terus meningkat, dengan mayoritas pengguna berasal dari sektor UMKM dan kalangan usia produktif.
Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Penggunaan transaksi digital melalui QRIS di Provinsi Jambi terus mengalami peningkatan signifikan dalam setahun terakhir.
Pemimpin Cabang Bank Rakyat Indonesia Jambi, Mochamad Chandra Ariesta mengatakan jumlah pengguna QRIS BRI di wilayah Jambi saat ini tercatat mencapai sekitar 20.958 pengguna.
Menurutnya, peningkatan penggunaan QRIS tersebut sejalan dengan semakin masifnya transaksi digital di tengah masyarakat.
"Tren penggunaan QRIS di Jambi menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dalam setahun terakhir," ujarnya.
Secara nasional, BRI mencatat pertumbuhan signifikan pada transaksi merchant dan QRIS sebagai bagian dari transformasi BRIvolution Reignite.
Volume transaksi merchant BRI tercatat mencapai Rp67,9 triliun atau tumbuh 26,5 persen. Sementara transaksi QRIS mencapai Rp30,5 triliun atau tumbuh 7,6 persen.
Chandra menjelaskan penggunaan QRIS di Jambi saat ini masih didominasi pelaku UMKM, khususnya sektor kuliner dan food and beverage (F&B), pedagang pasar, usaha wisata dan suvenir hingga pedagang kecil seperti sewa sepeda, jajanan dan toko retail kecil.
Ia mengatakan dari sisi pengguna, transaksi QRIS cukup dominan di kalangan usia produktif dan anak muda karena lebih akrab dengan mobile banking dan transaksi digital.
Namun kini, penggunaan QRIS juga mulai meluas ke pedagang pasar, UMKM tradisional hingga masyarakat umum karena dianggap lebih praktis, cepat dan aman.
Untuk memperluas penggunaan QRIS hingga ke pasar tradisional dan usaha kecil, BRI melakukan sejumlah strategi seperti jemput bola langsung ke pasar dan sentra UMKM, pendampingan pendaftaran merchant QRIS hingga edukasi penggunaan aplikasi BRImo dan QRIS merchant.
BRI juga bekerja sama dengan Bank Indonesia dan pemerintah daerah dalam mendorong digitalisasi pembayaran di berbagai kawasan.
"Salah satu contohnya melalui kerja sama digitalisasi UMKM di kawasan Candi Muaro Jambi," katanya.
Selain itu, BRI juga rutin menggelar program edukasi kepada masyarakat terkait transaksi digital seperti sosialisasi penggunaan QRIS kepada UMKM, pelatihan transaksi non tunai hingga edukasi keamanan transaksi digital.
"Kegiatan literasi keuangan digital juga dilakukan di event UMKM dan sekolah maupun kampus agar masyarakat semakin memahami manfaat transaksi digital sekaligus mengurangi risiko penipuan digital," ujarnya.
Ke depan, BRI Cabang Jambi menargetkan perluasan inklusi keuangan digital hingga ke pelosok daerah serta menambah jumlah merchant QRIS khususnya di kalangan UMKM kecil dan pasar tradisional.
BRI berharap digitalisasi pembayaran melalui QRIS dapat membantu UMKM naik kelas, memperluas pasar serta meningkatkan efisiensi usaha di era ekonomi digital. (Tribunjambi.com/ Srituti Apriliani Putri)
Baca juga: Update Gangguan Listrik Jambi, Pemadaman Masih Berlangsung
| Dosen FH Unja Sarankan Pilot Project Sebelum Kabel Utilitas di Kota Jambi Dipindah ke Bawah Tanah |
|
|---|
| Penerapan Kabel Bawah Tanah di Jambi, Pengamat Sebut Memungkinkan |
|
|---|
| Kampung Bahagia Kota Jambi di RT 32 Lebak Bandung, Bangun 3 Jalan dan Poskamling |
|
|---|
| Meninggal di Tanah Suci, Tiga Jemaah Haji Jambi Mendapat Badal Haji |
|
|---|
| Kronologi Pria Diduga Gangguan Jiwa Aniaya Ibu Kandung hingga Tewas di Sijenjang Jambi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/QRIS-JAMBI-1.jpg)