Senin, 20 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Harga BBM

Cara Pengusaha Rental Mobil di Jambi Hadapi BBM Non-Subsidi Naik, yang Kena Penyewa

Sejak awal skema usaha rental memang dirancang agar biaya bahan bakar menjadi tanggung jawab penyewa.

Penulis: Khusnul Khotimah | Editor: asto s
Tribun Jambi/M Yon Rinaldi
BBM NONSUBSIDI NAIK - Mobil diesel pengguna BBM nonsubsidi solar. 

Pihaknya hanya menyediakan unit kendaraan dalam kondisi siap pakai. 

Soal jenis dan konsumsi BBM, sepenuhnya diserahkan kepada pelanggan.

“Kami ini penyedia fasilitas. BBM itu urusan penyewa, jadi kenaikan harga belum memukul usaha,” kata Sahidin.

Meski demikian, Sahidin tetap mencermati perkembangan ke depan. 

Dia tidak menutup kemungkinan melakukan penyesuaian kebijakan jika lonjakan harga BBM terus berlanjut dan berdampak pada daya beli pelanggan.

“Kalau ke depan ada pengaruhnya, pasti terasa. Tapi sekarang masih aman,” ujarnya.

Untuk tarif, Sahidin mematok harga sewa Rp300 ribu per hari untuk penggunaan dalam daerah. 

Sementara perjalanan luar daerah diberlakukan sistem negosiasi, menyesuaikan jarak dan kebutuhan konsumen.

“Khusus luar daerah, biasanya dibicarakan dulu,” jelasnya.

Strategi serupa juga diterapkan Sari, pengusaha rental lain di Muara Bulian. 

Dia menilai, pemisahan biaya BBM dan sewa menjadi faktor utama yang membuat bisnis rental relatif tahan terhadap kenaikan harga BBM non-subsidi.

“Masih normal dan lancar. Belum ada dampak berarti,” katanya singkat.

Menurut Sari, pelanggan rental memiliki kebebasan menentukan jenis BBM yang digunakan. 

Hal ini membuat pengusaha rental tidak ikut menanggung risiko fluktuasi harga bahan bakar.

“Biasanya tergantung penyewa, mau pakai BBM jenis apa,” tuturnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved